Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi Penerimaan PAD, Perkuat Sinergi Antar OPD

Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi Penerimaan PAD, Perkuat Sinergi Antar OPD

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 29, 2026
Image : Rapat Capacity Building, koordinasi, dan evaluasi percepatan digitalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Hidayah II, Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Senin (29/6/2026).

Bengkulu, Poroskeadilan.com.  – Pemerintah Kota Bengkulu menggelar Rapat Capacity Building, koordinasi, dan evaluasi percepatan digitalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Hidayah II, Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Bengkulu dalam memperkuat sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna meningkatkan penerimaan PAD secara optimal, transparan, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Rapat dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Tony Elfian, serta dihadiri Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nony Yuliesty, Staf Ahli Bidang SDM Eddy Aprianto, perwakilan Bank Bengkulu, kepala OPD terkait, camat, dan lurah se-Kota Bengkulu.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai strategi percepatan digitalisasi sistem penerimaan daerah, mulai dari penguatan kapasitas aparatur, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, hingga peningkatan koordinasi lintas sektor agar potensi PAD dapat tergali secara maksimal.

Plh Sekda Tony Elfian menegaskan bahwa digitalisasi penerimaan daerah merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap capaian penerimaan daerah sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna menjaga pertumbuhan PAD di tengah tantangan pengelolaan anggaran daerah.

Melalui penguatan koordinasi dan implementasi sistem digital, Pemerintah Kota Bengkulu berharap penerimaan PAD dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Editor : Doni