Beruang Madu Betina Terjerat Perangkap Babi di Pasaman, BKSDA Lakukan Evakuasi
Pasaman, Poroskeadilan.com.– Seekor beruang madu betina ditemukan terjerat tali nilon yang diduga digunakan sebagai perangkap babi di kawasan Jorong Kuamang, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Jumat (19/6/2026).
Kepala Resort Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pasaman, Edi Susilo, mengatakan lokasi ditemukannya beruang tersebut berada di area kebun karet milik warga yang terletak di wilayah perbukitan, sekitar 300 meter dari permukiman masyarakat.
Menurut Edi, pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan satwa yang terjerat tersebut melalui sambungan telepon pada pukul 11.56 WIB.
“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap satwa yang terjerat,” ujarnya.
Petugas BKSDA kemudian melakukan identifikasi kondisi beruang sekaligus menyiapkan langkah-langkah penyelamatan guna memastikan satwa dilindungi tersebut dapat dievakuasi dengan aman tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun petugas.
Keberadaan perangkap satwa di kawasan yang menjadi habitat beruang madu dinilai berpotensi membahayakan satwa liar non-target. Karena itu, BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak memasang jerat yang dapat mengancam keselamatan satwa dilindungi.
Kasus ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya perlindungan habitat dan upaya mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas terus memantau kondisi beruang madu tersebut untuk memastikan satwa dapat diselamatkan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Editor: Dodi