BAZNAS Bengkulu Gandeng Pengusaha Perikanan, Perkuat Pengelolaan Zakat dan Salurkan Bantuan untuk 42 Mustahik
Bengkulu, Poroskeadilan.com. – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu resmi menjalin kerja sama strategis dengan dua pelaku usaha di sektor kelautan dan pengolahan hasil perikanan, yakni Evi Tenggiri dan Budiman, pengusaha kapal perikanan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung pada Senin (15/6/2026).
Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di sektor maritim, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan di Provinsi Bengkulu.
Penandatanganan MoU dihadiri Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Jundullah, M.Pd, didampingi Sekretaris BAZNAS Bunafi, S.P. Turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi, S.E., S.T., M.Si, beserta jajaran pejabat di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) DKP Provinsi Bengkulu.
Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu, Jundullah, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas penghimpunan dana zakat dari sektor perikanan dan kelautan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Sinergi ini menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran berzakat di kalangan pelaku usaha, sekaligus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Usai penandatanganan kerja sama, BAZNAS Provinsi Bengkulu juga menyalurkan bantuan kepada 42 mustahik yang berasal dari kalangan nelayan, pelaku usaha mikro, dan masyarakat kurang mampu di wilayah pesisir.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Bengkulu, Syafriandi, mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menurutnya, kerja sama antara lembaga pengelola zakat dan pelaku usaha sektor perikanan memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap pengelolaan zakat di sektor kelautan dan perikanan dapat semakin optimal, sekaligus menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir di Bengkulu.
Editor: Dodi
🗓️ Juni 17, 2026