Gebrakan Baru! Yosia Yodan Dorong Kolaborasi HIPMI & Gekrafs, Siapkan Anak Muda Bengkulu Jadi Pemimpin Masa Depan
Bengkulu, Poroskeadilan.com – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem wirausaha dan mencetak generasi muda yang mandiri. Menjawab tantangan zaman, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mendorong adanya kolaborasi strategis dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Bengkulu untuk melahirkan generasi kreatif serta pemimpin masa depan yang tangguh.
Sinergi lintas organisasi ini dinilai sebagai langkah krusial dalam menyambut bonus demografi, di mana anak muda Bengkulu harus didorong agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan penggerak roda ekonomi yang inovatif.
Dalam keterangannya, Yosia Yodan menyampaikan bahwa Bengkulu memiliki potensi luar biasa dari segi sumber daya manusia (SDM), khususnya Gen Z dan milenial. Namun, potensi ini memerlukan wadah dan arah yang jelas agar dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.
”Kolaborasi antara HIPMI dan Gekrafs adalah perpaduan yang sangat tepat. HIPMI bergerak kokoh di sektor dunia usaha dan jaringan bisnis, sementara Gekrafs membawa energi inovasi serta kreativitas tanpa batas. Bersama-sama, kita ingin memastikan anak muda Bengkulu siap memimpin dan siap membuka lapangan kerja baru,” ujar Yosia Yodan.
Kolaborasi ini nantinya akan diwujudkan melalui serangkaian program konkret yang fokus pada peningkatan keterampilan (up-skilling), transformasi digital bagi pelaku UMKM kreatif, hingga pelatihan kepemimpinan (leadership).
Yosia menambahkan, salah satu fondasi utama kepemimpinan masa depan adalah mentalitas yang tidak mudah menyerah dan adaptif terhadap teknologi. Melalui sinergi ini, para pelaku ekonomi kreatif di Bengkulu akan mendapatkan pendampingan agar usaha mereka bisa “naik kelas”.
Sebagai bukti nyata dukungan terhadap ekosistem ini, kehadiran HIPMI Center di Bengkulu—yang merupakan fasilitas pertama dan satu-satunya di Indonesia—akan dioptimalkan secara penuh. Tempat ini akan bertransformasi menjadi creative hub sekaligus pusat inkubasi bisnis.
Di HIPMI Center, anak muda dan kader Gekrafs dapat berkumpul, berdiskusi, hingga mengakses berbagai pelatihan inklusif, mulai dari manajemen bisnis hingga keterampilan komunikasi (public speaking).
Melalui gebrakan kolaborasi HIPMI dan Gekrafs ini, Yosia Yodan berharap Bengkulu tidak lagi tertinggal, melainkan menjadi pelopor dalam mencetak generasi emas yang kreatif, mandiri secara ekonomi, dan siap menjadi pemimpin di berbagai sektor pada masa depan.
Pewarta : Budi
Editor : Doni