ย  ย  Kisah Harapan dari Sekolah Rakyat, Anak Buruh Tani Kini Berani Bermimpi

Kisah Harapan dari Sekolah Rakyat, Anak Buruh Tani Kini Berani Bermimpi

๐Ÿ‘ค Oleh Redaksi
๐Ÿ•’ Juni 9, 2026
๐Ÿ—‚๏ธ NASIONAL
Image : Kunjungan Presiden Republik Indonesia, , ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali

Tabanan, Poroskeadilan.com. Di tengah kunjungan Presiden Republik Indonesia, , ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026), tersimpan berbagai kisah perjuangan keluarga yang kini menemukan harapan baru melalui program Sekolah Rakyat.

Salah satunya datang dari Ni Putu Yuniawati. Ia mengaku bersyukur karena putranya, Rizky, kini memiliki cita-cita yang jelas setelah mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.

Menurut Yuniawati, sang anak bercita-cita menjadi insinyur pertanian agar dapat mengubah kehidupan keluarganya menjadi lebih baik di masa depan.

โ€œSebagai orang tua tentu saya bangga. Semoga anak saya bisa mencapai cita-citanya dan memiliki kehidupan yang lebih baik,โ€ ujarnya.

Kisah serupa juga disampaikan I Nyoman Sukonado, seorang buruh tani yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.

Dari enam anak yang dimilikinya, lima anak sebelumnya terpaksa berhenti sekolah setelah menyelesaikan jenjang SMP karena keterbatasan biaya.

Sukonado mengaku sangat berterima kasih atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan kesempatan bagi keluarga kurang mampu untuk tetap memperoleh pendidikan.

โ€œTerima kasih kepada Bapak Presiden atas program ini. Anak-anak kami yang kurang mampu kini bisa kembali sekolah,โ€ ungkapnya.

Sementara itu, Ni Putu Megayani turut merasakan manfaat program Sekolah Rakyat melalui perkembangan putrinya, Ni Made Ayu Arini.

Menurut Megayani, sejak bersekolah di SRMP 17 Tabanan, Arini menunjukkan berbagai prestasi, termasuk di bidang olahraga.

Ia mengaku bersyukur karena program tersebut tidak hanya membantu pendidikan anaknya, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan bakat dan potensi siswa.

Di sisi lain, salah seorang calon siswa bernama Bagus juga menyampaikan rasa syukur atas hadirnya Sekolah Rakyat yang dinilai sangat membantu keluarga kurang mampu.

Bagus mengaku tidak memiliki kata-kata yang cukup untuk menggambarkan rasa terima kasihnya karena program tersebut membuka kesempatan pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau keluarganya.

Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Editor : Doni