Gubernur Jatim Sebut Arsip Jadi Fondasi Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Gubernur Jatim Sebut Arsip Jadi Fondasi Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

👤 Oleh Redaksi
🕒 Mei 29, 2026
🗂️ Pendidikan
Image : Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Surabaya, Poroskeadilan.com. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan arsip menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih empat penghargaan nasional bidang kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta.

“Penghargaan ini tentu tidak diraih sendiri, melainkan hasil sinergi dan kolaborasi banyak pihak. Mulai dari perangkat daerah, para arsiparis, hingga seluruh mitra strategis yang selama ini konsisten menguatkan tata kelola kearsipan di Jawa Timur,” ujar Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Jumat (29/5/2026).

Empat penghargaan yang diraih Pemerintah Provinsi Jawa Timur meliputi Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2026, Simpul Jaringan Terbaik Nasional lima tahun berturut-turut, Pengawasan Kearsipan dengan Predikat AA (Sangat Memuaskan), serta Anugerah Memori Kolektif Bangsa (MKB) untuk Arsip Majelis Agung Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Tahun 1931–1995.

Khusus penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional, capaian tahun ini menjadi yang kelima kalinya diraih Jawa Timur setelah sebelumnya diperoleh pada 2021, 2022, 2024, dan 2025.

Menurut Khofifah, capaian tersebut menunjukkan tata kelola kearsipan di Jawa Timur terus berkembang dan mampu mengikuti percepatan transformasi digital.

“Di era digital, arsip bukan lagi sekadar tumpukan dokumen. Arsip harus menjadi sumber data dan referensi yang dapat mendukung pelayanan publik, keterbukaan informasi, hingga perumusan kebijakan yang tepat,” ucapnya.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Editor : Doni