Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Perancis menuai banyak sorotan.

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Perancis menuai banyak sorotan.

👤 Oleh Redaksi
🕒 Mei 28, 2026
🗂️ Jakarta
Image : Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Perancis

Jakarta, Poroskeadilan.com.  Sejumlah kalangan mempertanyakan lawatan yang sudah berlangsung beberapa kali itu meskipun masa pemerintahannya kurang dari dua tahun. Di sisi lain, jajaran Kabinet Merah Putih meyakini, kunjungan kenegaraan itu bakal membawa manfaat bagi negara dalam kondisi geopolitik global yang tak menentu.

Presiden berangkat menuju Perancis pada Senin (25/5/2026) malam. Setelah terbang selama 16 jam, ia tiba di Bandar Orly, Paris, Perancis, Selasa, sekitar pukul 10 waktu setempat.

Begitu turun dari pesawat, dalam kunjungan keempat ini Presiden disambut Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Perancis Jean-Pierre Farandou dan prabregu jajar kehormatan.

Sorotan atas kunjungan kenegaraan itu dicuitkan sejumlah warganet lewat akun X-nya sejak Selasa (26/5/2026) kemarin.

Salah satu sosok yang ikut mengomentari lawatan itu adalah politisi PDI-Perjuangan Mohamad Guntur Romli lewat akunnya. Bahkan, ia turut mencatat sudah berapa banyak Presiden mengunjungi negara itu setelah dilantik.

“Sejak dilantik sebagai Presiden, Pak Prabowo sudah empat kali ke Perancis; Juli 2025, Januari 2026, April 2026, dan Mei 2026 (yang terakhir). Ini sudah setiap bulan ke Perancis. Apa sih yang dibahas, kok sampai berkali-kali dalam waktu berdekatan?,” tanya Guntur lewat akun X-nya, @GunRomli.

Cuitan itu direspons banyak warganet lainnya secara beragam. Ada yang serius, ada juga yang bercanda. Tetapi, semua respons itu turut mempertanyakan alasan Presiden kembali melakukan lawatan kenegaraan dalam kondisi negara yang terus mengalami pelemahan mata uang. Lebih-lebih momen kunjungan kenegaraan juga bertepatan dengan hari raya Idul Adha 1447 H.

Seiring banyaknya sorotan itu, Menteri Kebudayaan, yang juga Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra, Fadli Zon menyatakan, kunjungan kenegaraan Presiden selalu sejalan kepentingan nasional.

Sumber : kompas.com

Editor : Doni