Tren “Healing” di Desa Wisata, Liburan Murah yang Kini Diburu Anak Muda

Tren “Healing” di Desa Wisata, Liburan Murah yang Kini Diburu Anak Muda

👤 Oleh Redaksi
🕒 Mei 15, 2026
🗂️ Wisata
Ilustrasi sejumlah anak muda yang sedang healing ke wisata desa. Foto : ist/poroskeadilan

BENGKULU, poroskeadilan.com – Tren liburan bergaya “healing” kini semakin diminati kalangan anak muda. Bukan lagi hotel mewah atau pusat perbelanjaan modern, banyak wisatawan justru memilih desa wisata dengan suasana alami, udara segar, dan aktivitas sederhana yang menenangkan pikiran.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya kunjungan ke sejumlah desa wisata di berbagai daerah. Pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan alam, tetapi juga mencoba pengalaman unik seperti memanen sayur, membuat kopi tradisional, hingga menginap di rumah warga.

Bagi generasi muda, konsep wisata seperti ini dianggap lebih bermakna dibanding sekadar berfoto di tempat populer. Selain biaya yang relatif murah, suasana pedesaan juga dinilai mampu mengurangi stres akibat aktivitas pekerjaan maupun tekanan media sosial.

Pelaku usaha wisata lokal pun mulai memanfaatkan tren tersebut. Banyak pengelola desa wisata kini menghadirkan paket menginap lengkap dengan aktivitas budaya dan kuliner khas daerah.

Pengamat pariwisata menilai tren “healing tourism” diperkirakan masih akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Apalagi masyarakat kini mulai mencari pengalaman perjalanan yang lebih personal dan menenangkan.

Selain membantu sektor pariwisata, meningkatnya minat terhadap desa wisata juga membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat lokal. Warga bisa memperoleh penghasilan tambahan dari homestay, kuliner, hingga penjualan kerajinan tangan.

 

Penulis : Muharozi

Editor : Hari Budi