ย  ย  Polres Kepahiang Ungkap Kasus Pembunuhan Bayi: Ibu Kandung Jadi Tersangka karena Takut Ketahuan Keluarga

Polres Kepahiang Ungkap Kasus Pembunuhan Bayi: Ibu Kandung Jadi Tersangka karena Takut Ketahuan Keluarga

๐Ÿ‘ค Oleh Redaksi
๐Ÿ•’ Mei 13, 2026
๐Ÿ—‚๏ธ Kepahiang
Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, melalui Waka Polres Kompol Sultoni dalam konferensi pers di Mapolres Kepahiang menjelaskan bahwa motif utama RA melakukan aksi tersebut adalah karena diliputi rasa takut yang luar biasa.

Kepahiang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepahiang resmi menetapkan dua orang tersangka, yakni RA (16) warga Kecamatan Bermani Ilir dan seorang pria berinisial PA (20) warga Kecamatan Kepahiang. Keduanya diduga kuat bertanggung jawab atas hilangnya nyawa darah daging mereka sendiri.

Kematian tragis bayi laki-laki di Desa Gunung Agung, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, pada Minggu (10/5) malam, akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian memastikan bahwa bayi malang tersebut meninggal dunia akibat tindakan kekerasan yang dilakukan sesaat setelah dilahirkan.

Tersangka RA, yang merupakan ibu biologis korban, tega menghabisi nyawa bayinya secara keji di lokasi kejadian. Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, melalui Waka Polres Kompol Sultoni dalam konferensi pers di Mapolres Kepahiang menjelaskan bahwa motif utama RA melakukan aksi tersebut adalah karena diliputi rasa takut yang luar biasa.

Ia khawatir kehamilan dan kelahiran bayinya diketahui oleh pihak keluarga. Fakta memilukan terungkap bahwa tersangka RA melakukan pembunuhan dengan cara mencekik bayi tersebut, melilitkan tali pusat ke leher korban, kemudian membenamkannya ke dalam bak penampung air di dalam sebuah pondok.

Mengingat tersangka RA masih masuk kategori anak di bawah umur, Kompol Sultoni menegaskan bahwa proses hukum terhadapnya akan mengikuti mekanisme Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Meski demikian, penyelidikan tetap berjalan secara profesional untuk memastikan keadilan bagi korban bayi yang meninggal dengan kondisi mengenaskan tersebut.

Peristiwa ini sebelumnya sempat menghebohkan masyarakat Desa Gunung Agung setelah jasad bayi ditemukan warga tergeletak di area perkebunan tidak jauh dari kawasan pemukiman. Saat ditemukan pada sore hari, kondisi bayi diduga kuat baru saja dilahirkan sebelum akhirnya nyawanya berakhir di tangan ibu kandungnya sendiri. Saat ini, kepolisian terus mendalami peran tersangka PA serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk melengkapi berkas perkara.