Penguatan Kesiapan Proyek Investasi Daerah Untuk Menjangkau Peluang Investasi Global

Penguatan Kesiapan Proyek Investasi Daerah Untuk Menjangkau Peluang Investasi Global

👤 Oleh Redaksi
🕒 April 16, 2026
🗂️ Ekonomi

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Kickoff dan Capacity Building Bengkulu Investment Challenge (BLINC) 3.0 diselenggarakan di Hotel Santika pada hari Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah, Dr. H. Isnan Fajri, S.Sos., M.Kes., M.Si., serta dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat; Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE., MM.; Perwakilan Kepala DPMPTSP Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah, Bappeda, dan DPMPTSP dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia yang menyampaikan bahwa di tengah berbagai tantangan perekonomian global, seperti perubahan kebijakan fiskal yang semakin ketat dan ketidakstabilan geopolitik, perekonomian daerah tetap menunjukkan kinerja yang cukup baik, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif pada tahun 2025. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk menjaga momentum tersebut, salah satunya melalui peningkatan investasi daerah. Melalui Bengkulu Investment Challenge (BLINC) 3.0, diharapkan dapat mendorong lahirnya proyek-proyek investasi yang berkualitas dan siap ditawarkan kepada investor, sehingga mampu mengembangkan sektor-sektor potensial di daerah. Berdasarkan pemantauan Bank Indonesia, sepanjang periode 2022 hingga 2025 telah tercatat sedikitnya 37 proyek yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, yang terus didorong untuk diperkuat dari sisi kelayakan dan daya tarik investasi, sehingga ke depan dapat berkontribusi lebih optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

​Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu dalam sambutannya menegaskan bahwa BLINC 3.0 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan proyek investasi daerah agar lebih kompetitif dan mampu menarik minat investor. Beliau menekankan pentingnya komitmen seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam menyiapkan proyek investasi yang tidak hanya memiliki potensi ekonomi, tetapi juga didukung oleh kesiapan implementasi, termasuk aspek perizinan, ketersediaan lahan, dan dukungan kebijakan. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu secara resmi membuka rangkaian kegiatan BLINC 3.0 bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, yang didampingi oleh Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu serta perwakilan DPMPTSP Provinsi Bengkulu.

​Setelah kegiatan dibuka secara resmi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud nyata penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas koordinasi dan pelaporan investasi daerah. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

​Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian paparan mengenai rangkaian kegiatan BLINC 3.0 oleh Tim Regional Investor Relations Unit (RIRU), yang diawali dengan tahapan kickoff sebagai penanda dimulainya program, kemudian dilanjutkan dengan proses inkubasi dalam rangka penguatan kapasitas dan penyempurnaan konsep proyek, tahapan kurasi untuk menilai kelayakan dan kesiapan proyek, pelaksanaan site visit ke proyek-proyek potensial sebagai bagian dari pendalaman dan verifikasi lapangan, hingga tahap coaching bagi proyek-proyek terpilih guna meningkatkan kualitas dan daya saing proyek investasi. Dalam pemaparan tersebut juga dijelaskan mengenai mekanisme pelaporan yang dilakukan secara berkala setiap bulan sebagai bentuk komitmen dari masing-masing Kabupaten/Kota dalam memantau perkembangan proyek investasi, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan secara optimal dan terkoordinasi dengan baik.

​Untuk meningkatkan kapasitas peserta BLINC 3.0 yang terdiri dari DPMPTSP dan Bappeda seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi strategis. Narasumber dari Pac Indonesia menyampaikan materi mengenai tren investasi global, kerangka penyusunan proyek investasi daerah berbasis 5 C’s Model, serta strategi peningkatan bankability dan investor engagement. Selanjutnya, Bappenas memaparkan peran daerah dalam mendukung transformasi ekonomi nasional melalui Agenda Asta Cita, sekaligus penguatan pengembangan proyek investasi daerah. Sementara itu, BKPM menyampaikan strategi pengembangan potensi daerah menjadi proyek investasi yang siap ditawarkan kepada investor, dengan menekankan pentingnya kesiapan aspek perencanaan, promosi, dan kemudahan berusaha.

​Pada sesi pemaparan proyek investasi, seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu menyampaikan berbagai usulan proyek unggulan daerah yang mencerminkan potensi masing-masing wilayah. Pemaparan diawali oleh Kabupaten Bengkulu Selatan yang mengusulkan proyek rice milling unit dan packaging beras sebagai upaya menjawab peningkatan kebutuhan pangan serta peningkatan kualitas beras, dengan nilai investasi sekitar Rp230,6 miliar. Selanjutnya, Kabupaten Bengkulu Tengah memaparkan potensi investasi di sektor pariwisata melalui pengembangan Danau Dendam dan sektor industri berupa pabrik minyak goreng di kawasan Talang Empat dan peluang pengembangan sektor jasa seperti perhotelan dan rumah sakit swasta. Berikutnya, Kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan rencana pengembangan kawasan agribisnis terpadu berbasis zero waste dan circular economy seluas ±79,86 hektar, dengan kebutuhan investasi sekitar Rp9,2 miliar serta proyek pendapatan Rp1,2-1,4 miliar per tahun. Penyampaian kemudian dilanjutkan oleh Kabupaten Kaur yang mengusulkan pengembangan Laguna Waterfront Resort dengan nilai investasi sekitar Rp16,98 miliar, sebelum kemudian Kabupaten Kepahiang menyoroti potensi besar komoditas kopi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal dan masih membutuhkan dukungan investasi.

​Memasuki sesi berikutnya, Kabupaten Mukomuko menyampaikan berbagai peluang investasi, mulai dari pembangunan pelabuhan CPO untuk mendukung efisiensi distribusi, pengembangan pusat perbelanjaan terintegrasi dengan wisata, hingga pengolahan limbah dan pembangunan industri pendukung. Selanjutnya, Kabupaten Seluma mengusulkan pengembangan sektor perikanan melalui program ikan kaleng dan pabrik pakan ikan serta pengembangan sektor pariwisata. Kabupaten Lebong menyampaikan usulan pengembangan ekosistem kopi berbasis koperasi produksi, serta rencana pengembangan kawasan agrowisata terpadu di kawasan Lobong yang mengedepankan prinsip keberlanjutan. Sebagai penutup sesi pemaparan, Kabupaten Rejang Lebong memaparkan rencana pengembangan kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari dengan berbagai aktivitas pendukung pariwisata. Sebagai penutup sesi pemaparan, Walikota Bengkulu menyampaikan rencana pengembangan kawasan wisata di sepanjang pesisir Pantai Panjang yang didukung oleh ketersediaan lahan pemerintah serta akses infrastruktur yang memadai.

​Secara keseluruhan, terdapat 13 proposal proyek investasi yang disampaikan dalam kegiatan Kickoff dan Capacity Building BLINC 3.0 bersama Pemerintah Daerah. Dari proposal tersebut, terlihat bahwa masih terdapat berbagai peluang bagi masing-masing kabupaten/kota untuk melakukan penyempurnaan berdasarkan masukan dari para narasumber, baik dari sisi kelayakan finansial, kejelasan model bisnis, maupun kelengkapan data pendukung. Seluruh proyek yang diusulkan akan melalui tahapan inkubasi dan kurasi guna meningkatkan kualitas dan kesiapan proyek tersebut. Dari proses tersebut akan dipilih proyek-proyek terbaik yang masuk dalam Top 5 proyek unggulan daerah lalu akan diseleksi kembali menjadi proyek siap tawarkan yang akan difasilitasi penyusunan feasibility study (FS) serta coaching guna memastikan proyek semakin siap untuk ditawarkan kepada investor.

​Sebagai penutup, kegiatan Kickoff dan Capacity Building BLINC 3.0 diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong peningkatan kualitas proyek investasi di Provinsi Bengkulu. Melalui sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan seluruh rangkaian BLINC 3.0 dapat berjalan dengan optimal dan menghasilkan proyek-proyek investasi yang berkualitas, siap ditawarkan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu.

Ketika Mesin Pencari Mengenali Gambar, Bagaimana Identitas Mahjong Ways Bisa Ditelusuri dari Jejak Visual? Mengapa Cache Browser Penting untuk Mahjong Ways 2? Mengenal Teknologi Penyimpanan Sementara dalam Game Digital Ketika Fan Art Bertemu AI Generatif, Starlight Princess Membuka Pembahasan Baru tentang Hak Cipta Ilustrasi Digital Dari Kisah Zeus hingga Budaya Pop, Gates of Olympus Menunjukkan Bagaimana Mitologi Diadaptasi ke Dunia Game Tipografi Poster Western dalam Wild Bounty Showdown, Bagaimana Bentuk Huruf Membantu Membangun Suasana Koboi? Antara Warisan Peradaban Kuno dan Fantasi Digital, Treasures of Aztec Mengajak Pembaca Mengenal Representasi Budaya Bukan Sekadar Kucing Melambai, Lucky Neko Menghubungkan Tradisi Maneki-neko dengan Perkembangan Karakter Digital Membaca Bahasa Tubuh Karakter Wild Ape, Ketika Gestur Animasi Menjadi Cara Bercerita Tanpa Banyak Kata Mahjong Ways dalam Ekosistem Konten Digital, Mengapa Hasil Pencarian Perlu Dibedakan antara Informasi dan Opini? Mode Hemat Daya pada Smartphone dan Mahjong Ways 2, Mengenal Hubungan Pengaturan Perangkat dengan Kelancaran Animasi mengapa warna emas bisa terlihat berbeda di setiap ponsel mahjong ways dan teknologi kalibrasi layar ketika informasi memenuhi layar mahjong ways 2 menjadi contoh menarik untuk memahami beban kognitif digital dari bentuk huruf hingga arah pandangan starlight princess membuka pembahasan tentang hierarki teks dalam game modern membedakan artefak sejarah dan imajinasi digital treasures of aztec dalam perspektif literasi budaya apa yang membuat adegan western terlihat sinematik wild bounty showdown dilihat dari teknik framing visual , berita sepak bola Indonesia GameCheckUp - Berita Game Online Terbaru Artikel Kartun, Mainan, dan Makanan Favorit Anak – Nostalgia Jaman Dulu! Mia Baby Kids: Tips Perawatan & Perlengkapan Bayi Sanskari Saree: Inspirasi Fashion Wanita Anggun Breakfast at Lilly's: Resep MPASI & Menu Sehat Bayi Omega Strains: Tips Kesehatan, Fitness & Gaya Hidup Sehat Let's Get Sun Dried: Review Album, Berita & Playlist Musik PlayStoreAR: Review Aplikasi & Game Mobile Terbaik Shandiz Dallas: Resep & Kuliner Timur Tengah Top10VIP: Resort Mewah & Destinasi VIP Dunia Footrotatroll: Panduan Peternakan & Pertanian Siaga Api: Tips Keselamatan Kebakaran & Rumah Aman Bell Road Beef: Resep & Panduan Daging Sapi Desa Ubud: Panduan Wisata & Budaya Ubud Bali Beranda - Foodieku Kata-Kata Galau: Quotes Sedih, Cinta & Motivasi Beranda - Makan Yuk LaneID: Build Hero, Tier List & Tips Mobile Legends Monitory: Review Monitor, PC & Gadget Terbaru Ilmu Sehat: Portal Berita & Edukasi Kesehatan Urus Duit: Berita Keuangan & Cara Membangun Kekayaan Meongguk: Tips Merawat Kucing, Anjing & Peliharaan Bengkel Paham: Panduan Rawat & Servis Motor dan Mobil IDN Kripto: Berita Kripto Terbaru & Edukasi Investasi IDN Media: Berita Terkini Indonesia & Dunia Hari Ini Fairfield Local: Independent Guide to Downtown Fairfield Retail Watch: Retail Industry News & Consumer Rights Mommy A–Z: Panduan Kehamilan, Menyusui & Parenting Minnescoota: Dunia Skuter, Vespa & Motor Listrik Loppnas: Panduan Thrifting & Barang Preloved EssayLancers: Panduan Menulis Esai & Karier Freelance Writer Cek bonus kita power Mengatur Area Aman pada Tampilan Mahjong Ways, Prinsip Desain agar Elemen Tidak Terpotong di Berbagai PerangkatDari Layar OLED hingga LCD, Mahjong Ways Menjadi Contoh Perbedaan Reproduksi Warna pada Perangkat DigitalMembedakan Ikon Aktif dan Nonaktif dalam Mahjong Ways, Pentingnya Penanda Status yang Mudah DipahamiPerbandingan Format PNG dan WebP untuk Gambar Mahjong Ways, Memahami Pengaruh Kompresi terhadap Ukuran BerkasTeknik Cel Shading dalam Ilustrasi Wild Bandito, Mengenal Penggunaan Bidang Terang dan Bayangan pada KarakterDetail Properti dalam Wild Bandito, Peran Benda Kecil untuk Memperkuat Cerita dan Suasana Dunia WesternMengenal Bahasa Komik melalui Wild Bandito, Penggunaan Garis Gerak untuk Menggambarkan Aksi KarakterPalet Warna Berdebu pada Wild Bandito, Memahami Hubungan Saturasi dengan Kesan Lingkungan KeringMemahami Prinsip Easing melalui Starlight Princess, Cara Perubahan Kecepatan Membentuk Ritme Animasi DigitalDari Kumpulan Referensi ke Moodboard, Starlight Princess Menjadi Inspirasi dalam Penyusunan Konsep Karakter Fantasi Efek Transparansi dalam Visual Starlight Princess, Mengenal Teknik Penumpukan Ornamen untuk Menciptakan Kedalaman GambarBahasa Gestur Karakter Starlight Princess, Peran Postur Tubuh dalam Mengomunikasikan Nuansa FantasiKeselamatan Pengunjung dalam Bangunan Casino, Mengenal Prinsip Perancangan Jalur Evakuasi dan Pintu DaruratPerkembangan Sistem Antrean di Fasilitas Casino Modern, Pemanfaatan Penanda Digital untuk Mengatur Layanan Pengunjung Di Balik Operasional Bangunan Casino, Mengenal Pentingnya Jalur Logistik dan Area Pelayanan TerpisahMenata Ruang Istirahat dalam Kompleks Casino, Peran Furnitur dan Material untuk Kenyamanan Pengunjung Dari Pengocokan hingga Pembagian Kartu, Baccarat Memiliki Tahapan Persiapan yang Dapat Dipelajari Secara SistematisMengubah Aturan Baccarat Menjadi Diagram Alur, Cara Visualisasi Membantu Menyederhanakan Informasi Permainan KartuMenelusuri Penyebutan Baccarat dalam Literatur Eropa, Mengenal Dokumentasi Permainan Kartu melalui Sumber SejarahIndeks Sudut pada Kartu Baccarat, Peran Tipografi dalam Membantu Pembacaan Nilai dan Jenis Kartu