Dinkes Kaur Perkuat Tracing TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis

Dinkes Kaur Perkuat Tracing TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis

👤 Oleh Redaksi
🕒 Oktober 6, 2026
🗂️ Kaur
Ket: Dinkes Kaur Perkuat Tracing TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis (image/DN)

Kaur, Poroskeadilan.com. –  Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Bengkulu, memperkuat upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif melalui layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat deteksi kasus TBC di tengah masyarakat sekaligus mendukung target eliminasi penyakit tersebut pada 2030.

Program tersebut terintegrasi dengan kegiatan Active Case Finding (ACF), yakni upaya menemukan kasus TBC secara aktif dengan menjangkau masyarakat yang berpotensi terpapar, termasuk lingkungan di sekitar pasien yang telah terkonfirmasi menderita TBC.

Pelaksanaan tracing TBC melalui CKG mulai dilakukan setelah peluncuran program pada September 2026. Kegiatan ini melibatkan petugas seluruh Puskesmas di Kabupaten Kaur bersama kader kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, H. Sapuan Ilyas, SKM., http://M.AP., mengatakan pendekatan ini berbeda dengan pola sebelumnya yang pasif menunggu laporan.

“Selama ini penemuan kasus TBC dilakukan secara pasif, yakni masyarakat yang mengalami gejala datang sendiri. Kini, setelah ada laporan kasus yang terkonfirmasi, petugas Puskesmas terdekat akan mendatangi lingkungan sekitar pasien yang telah positif terdiagnosis TBC untuk melakukan pemeriksaan melalui Cek Kesehatan Gratis,” ujarnya, Senin (5/10/2026).

—

*2. Dampak Abu Vulkanik Krakatau, Bupati Instruksikan Dinkes Kaur Bagi Masker Gratis*

*KAUR -* Bupati Kaur, Gusril Pausi, http://S.Sos., http://M.AP., melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur menginstruksikan seluruh Puskesmas dan jajaran terkait untuk mengambil langkah cepat dalam melindungi kesehatan masyarakat menyusul dampak abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, Minggu (06/09/2026).

Instruksi tersebut salah satunya berupa pembagian masker secara gratis kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah terdampak paparan abu vulkanik.

Bupati meminta seluruh jajaran kesehatan agar aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi udara masih dipengaruhi abu vulkanik.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah yang utama. Gunakan masker saat berada di luar rumah dan untuk sementara waktu kurangi perjalanan yang tidak mendesak,” pesan Bupati Gusril Pausi.

Dinkes Kaur juga menyiagakan seluruh Puskesmas untuk pelayanan 24 jam dan pemantauan kesehatan warga terdampak ISPA akibat abu.

Editor:  Doni

Adv