SGC 2026 di Sirkuit Marolak Koba Sukses, Perputaran Ekonomi Lokal Ditaksir Rp1,5 Miliar
Bengkulu Utara, Poroskeadilan.com. – Kompetisi otomotif Sumatera Gastrack Championship (SGC) 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Sirkuit Marolak Koba, Desa Kota Bani, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, berlangsung sukses.
Event yang digelar selama dua hari, 26-27 September 2026, tersebut merupakan hasil kolaborasi Karang Taruna Desa Kota Bani bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai penyelenggara.
Pelaksanaan SGC 2026 mendapat dukungan sponsor tunggal dari anggota DPRD Bengkulu Utara Dapil IV, Febri Yurdiman, SE, serta dukungan sejumlah pihak lainnya.
Tak hanya menghadirkan kompetisi otomotif, event perdana tersebut juga dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Bahkan, perputaran ekonomi lokal selama pelaksanaan SGC 2026 ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Pemerintah Desa Kota Bani mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan event tersebut. Kepala Desa Kota Bani Warijo, S.IP, melalui Sekretaris Desa Panca Putra Indra, S.Pd, mengatakan keberadaan Sirkuit Marolak Koba sejak awal tidak hanya ditujukan sebagai fasilitas bagi masyarakat, khususnya pemuda yang memiliki hobi dan bakat di bidang otomotif.
Menurutnya, sirkuit tersebut juga diharapkan mampu menjadi fasilitas yang dapat mendatangkan berbagai event berskala besar sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Sirkuit Marolak Koba ini merupakan sirkuit pertama yang berhasil dibangun oleh jajaran pemuda di lingkungan Desa Kota Bani dengan dukungan pemerintah desa. Harapannya, sirkuit ini menjadi fasilitas yang representatif untuk mendukung hobi dan bakat anak-anak muda di dunia otomotif,” ujar Indra.
Ia menilai suksesnya pelaksanaan SGC 2026 menjadi bukti awal bahwa keberadaan Sirkuit Marolak Koba memiliki potensi memberikan efek berganda terhadap masyarakat.
Hal tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas ekonomi selama event berlangsung, mulai dari kunjungan peserta dan penonton, aktivitas pelaku UMKM, perdagangan, jasa, hingga kebutuhan akomodasi dan sektor pendukung lainnya.
“Untuk event perdana ini saja, kami menafsirkan perputaran ekonomi masyarakat atau ekonomi lokal bisa mencapai Rp1,5 miliar,” katanya.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan Sirkuit Marolak Koba sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif sekaligus ruang tumbuh bagi potensi pemuda di Desa Kota Bani dan sekitarnya.
Sumber : Radar Utara
Editor : Doni
🗓️ September 2, 2026