BI Perluas MDR QRIS 0 Persen dan Luncurkan KKI Segmen Ritel

BI Perluas MDR QRIS 0 Persen dan Luncurkan KKI Segmen Ritel

👤 Oleh Redaksi
🕒 Agustus 21, 2026
Image : Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran memperkuat ekosistem pembayaran digital melalui perluasan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen serta peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Ritel.

Bengkulu, Poroskeadilan.com.— Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran memperkuat ekosistem pembayaran digital melalui perluasan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen serta peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Ritel.

Kebijakan tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 untuk mewujudkan sistem pembayaran nasional yang berdaulat, efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

Secara nasional, penggunaan QRIS terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Juni 2026, jumlah pengguna QRIS mencapai 65,77 juta, termasuk 6,23 juta pengguna baru sepanjang Januari–Juni 2026. Jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS mencapai 44,86 juta, dengan sekitar 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM.

Pada periode yang sama, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar transaksi dengan nilai Rp1,12 kuadriliun, tumbuh 93,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di Provinsi Bengkulu, hingga Juni 2026 tercatat 309.930 pengguna QRIS dan 257.757 merchant. Volume transaksi mencapai 60.650.133 transaksi. Sementara itu, penggunaan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK), termasuk kartu debit dan kartu kredit, mencapai 8,18 juta transaksi.

MDR QRIS 0 Persen Diperluas

Untuk memperkuat perkembangan pembayaran digital, BI memperluas kebijakan MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026.

MDR merupakan biaya yang dibayarkan pelaku usaha kepada penyedia jasa pembayaran atas transaksi yang diterima melalui QRIS. Dengan kebijakan baru ini, seluruh kategori merchant yang tidak dikenakan MDR untuk transaksi sampai dengan Rp100.000. Khusus merchant kategori usaha mikro, MDR QRIS 0 persen tetap berlaku untuk transaksi sampai dengan Rp500.000.

Konsumen juga tetap tidak dikenakan biaya tambahan ketika melakukan pembayaran menggunakan QRIS.

BI berharap kebijakan tersebut dapat menurunkan biaya transaksi yang ditanggung pelaku usaha, meningkatkan penerimaan pembayaran digital, serta memperluas manfaat QRIS bagi masyarakat. Kebijakan ini juga diharapkan menjadi bentuk keberpihakan kepada UMKM yang memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi dan membuka lapangan kerja.

KKI Segmen Ritel Mulai Diterbitkan

Selain memperluas kebijakan QRIS, BI juga meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Ritel sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pembayaran berbasis kartu.

KKI Segmen Ritel ditujukan bagi masyarakat dan korporasi untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari maupun kegiatan usaha. Instrumen tersebut menyediakan fasilitas kredit atau penundaan pembayaran, dengan pemrosesan transaksi dilakukan di dalam negeri melalui infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional.

Pada tahap awal, KKI Segmen Ritel tersedia dalam bentuk kartu digital dan dapat digunakan sebagai sumber dana transaksi QRIS melalui tiga metode, yakni Merchant Presented Mode (MPM), Consumer Presented Mode (CPM), serta QRIS Tanpa Pindai atau QRIS TAP yang memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC).

Transaksi KKI melalui QRIS dapat dilakukan hingga batas maksimal Rp10 juta per transaksi.

Sejak 17 Agustus 2026, KKI telah diterbitkan oleh delapan penyedia jasa pembayaran, yakni BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, PermataBank, Bank Mega, serta Bank Syariah Indonesia.

Digitalisasi Pembayaran Diperkuat di Bengkulu

Di Bengkulu, BI bersama pemerintah daerah, perbankan, industri sistem pembayaran, perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku usaha juga terus menjalankan berbagai program untuk memperluas penggunaan QRIS.

Sejumlah program yang dilakukan antara lain penguatan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), penyelenggaraan QRIS Banking Race (QBR) 3.0, perluasan digitalisasi ke wilayah perdesaan dan daerah 3T, serta berbagai kegiatan edukasi dan promosi pembayaran digital.

BI Bengkulu juga menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026, termasuk QRIS Jelajah Indonesia 2026 dan QRISperience Week Bengkulu 2026.

Selain memperkenalkan pembayaran digital, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai keamanan transaksi, perlindungan konsumen, kewaspadaan terhadap penipuan digital, verifikasi nama merchant, serta penggunaan aplikasi pembayaran resmi.

BI juga memperkenalkan QRIS Antarnegara atau QRIS Cross-Border yang memungkinkan masyarakat Indonesia melakukan pembayaran di negara mitra menggunakan aplikasi pembayaran domestik. Sebaliknya, wisatawan asing dapat bertransaksi pada merchant QRIS di Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran dari negaranya.

Rangkaian Pekan QRIS Nasional di Bengkulu turut diisi program QRIS Heritage Rp81 pada 16–17 Agustus 2026. Program tersebut menggabungkan edukasi sejarah, pariwisata, dan pembayaran digital, serta tercatat menarik total 1.430 kunjungan.

BI menegaskan pengembangan ekosistem pembayaran digital di Bengkulu tidak hanya diarahkan untuk menambah jumlah pengguna dan merchant, tetapi juga meningkatkan frekuensi transaksi, memperluas ekosistem digital, mendorong penerimaan daerah dan UMKM, serta membangun kebiasaan bertransaksi digital yang aman.

Bank Indonesia menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, industri sistem pembayaran, perbankan, pelaku usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan inovasi sistem pembayaran yang aman, efisien, inklusif, dan berdaulat.

Editor : Doni

Ketika Mesin Pencari Mengenali Gambar, Bagaimana Identitas Mahjong Ways Bisa Ditelusuri dari Jejak Visual? Mengapa Cache Browser Penting untuk Mahjong Ways 2? Mengenal Teknologi Penyimpanan Sementara dalam Game Digital Ketika Fan Art Bertemu AI Generatif, Starlight Princess Membuka Pembahasan Baru tentang Hak Cipta Ilustrasi Digital Dari Kisah Zeus hingga Budaya Pop, Gates of Olympus Menunjukkan Bagaimana Mitologi Diadaptasi ke Dunia Game Tipografi Poster Western dalam Wild Bounty Showdown, Bagaimana Bentuk Huruf Membantu Membangun Suasana Koboi? Antara Warisan Peradaban Kuno dan Fantasi Digital, Treasures of Aztec Mengajak Pembaca Mengenal Representasi Budaya Bukan Sekadar Kucing Melambai, Lucky Neko Menghubungkan Tradisi Maneki-neko dengan Perkembangan Karakter Digital Membaca Bahasa Tubuh Karakter Wild Ape, Ketika Gestur Animasi Menjadi Cara Bercerita Tanpa Banyak Kata Mahjong Ways dalam Ekosistem Konten Digital, Mengapa Hasil Pencarian Perlu Dibedakan antara Informasi dan Opini? Mode Hemat Daya pada Smartphone dan Mahjong Ways 2, Mengenal Hubungan Pengaturan Perangkat dengan Kelancaran Animasi mengapa warna emas bisa terlihat berbeda di setiap ponsel mahjong ways dan teknologi kalibrasi layar ketika informasi memenuhi layar mahjong ways 2 menjadi contoh menarik untuk memahami beban kognitif digital dari bentuk huruf hingga arah pandangan starlight princess membuka pembahasan tentang hierarki teks dalam game modern membedakan artefak sejarah dan imajinasi digital treasures of aztec dalam perspektif literasi budaya apa yang membuat adegan western terlihat sinematik wild bounty showdown dilihat dari teknik framing visual , berita sepak bola Indonesia GameCheckUp - Berita Game Online Terbaru Artikel Kartun, Mainan, dan Makanan Favorit Anak – Nostalgia Jaman Dulu! Mia Baby Kids: Tips Perawatan & Perlengkapan Bayi Sanskari Saree: Inspirasi Fashion Wanita Anggun Breakfast at Lilly's: Resep MPASI & Menu Sehat Bayi Omega Strains: Tips Kesehatan, Fitness & Gaya Hidup Sehat Let's Get Sun Dried: Review Album, Berita & Playlist Musik PlayStoreAR: Review Aplikasi & Game Mobile Terbaik Shandiz Dallas: Resep & Kuliner Timur Tengah Top10VIP: Resort Mewah & Destinasi VIP Dunia Footrotatroll: Panduan Peternakan & Pertanian Siaga Api: Tips Keselamatan Kebakaran & Rumah Aman Bell Road Beef: Resep & Panduan Daging Sapi Desa Ubud: Panduan Wisata & Budaya Ubud Bali Beranda - Foodieku Kata-Kata Galau: Quotes Sedih, Cinta & Motivasi Beranda - Makan Yuk LaneID: Build Hero, Tier List & Tips Mobile Legends Monitory: Review Monitor, PC & Gadget Terbaru Ilmu Sehat: Portal Berita & Edukasi Kesehatan Urus Duit: Berita Keuangan & Cara Membangun Kekayaan Meongguk: Tips Merawat Kucing, Anjing & Peliharaan Bengkel Paham: Panduan Rawat & Servis Motor dan Mobil IDN Kripto: Berita Kripto Terbaru & Edukasi Investasi IDN Media: Berita Terkini Indonesia & Dunia Hari Ini Fairfield Local: Independent Guide to Downtown Fairfield Retail Watch: Retail Industry News & Consumer Rights Mommy A–Z: Panduan Kehamilan, Menyusui & Parenting Minnescoota: Dunia Skuter, Vespa & Motor Listrik Loppnas: Panduan Thrifting & Barang Preloved EssayLancers: Panduan Menulis Esai & Karier Freelance Writer Cek bonus kita power Mengatur Area Aman pada Tampilan Mahjong Ways, Prinsip Desain agar Elemen Tidak Terpotong di Berbagai PerangkatDari Layar OLED hingga LCD, Mahjong Ways Menjadi Contoh Perbedaan Reproduksi Warna pada Perangkat DigitalMembedakan Ikon Aktif dan Nonaktif dalam Mahjong Ways, Pentingnya Penanda Status yang Mudah DipahamiPerbandingan Format PNG dan WebP untuk Gambar Mahjong Ways, Memahami Pengaruh Kompresi terhadap Ukuran BerkasTeknik Cel Shading dalam Ilustrasi Wild Bandito, Mengenal Penggunaan Bidang Terang dan Bayangan pada KarakterDetail Properti dalam Wild Bandito, Peran Benda Kecil untuk Memperkuat Cerita dan Suasana Dunia WesternMengenal Bahasa Komik melalui Wild Bandito, Penggunaan Garis Gerak untuk Menggambarkan Aksi KarakterPalet Warna Berdebu pada Wild Bandito, Memahami Hubungan Saturasi dengan Kesan Lingkungan KeringMemahami Prinsip Easing melalui Starlight Princess, Cara Perubahan Kecepatan Membentuk Ritme Animasi DigitalDari Kumpulan Referensi ke Moodboard, Starlight Princess Menjadi Inspirasi dalam Penyusunan Konsep Karakter Fantasi Efek Transparansi dalam Visual Starlight Princess, Mengenal Teknik Penumpukan Ornamen untuk Menciptakan Kedalaman GambarBahasa Gestur Karakter Starlight Princess, Peran Postur Tubuh dalam Mengomunikasikan Nuansa FantasiKeselamatan Pengunjung dalam Bangunan Casino, Mengenal Prinsip Perancangan Jalur Evakuasi dan Pintu DaruratPerkembangan Sistem Antrean di Fasilitas Casino Modern, Pemanfaatan Penanda Digital untuk Mengatur Layanan Pengunjung Di Balik Operasional Bangunan Casino, Mengenal Pentingnya Jalur Logistik dan Area Pelayanan TerpisahMenata Ruang Istirahat dalam Kompleks Casino, Peran Furnitur dan Material untuk Kenyamanan Pengunjung Dari Pengocokan hingga Pembagian Kartu, Baccarat Memiliki Tahapan Persiapan yang Dapat Dipelajari Secara SistematisMengubah Aturan Baccarat Menjadi Diagram Alur, Cara Visualisasi Membantu Menyederhanakan Informasi Permainan KartuMenelusuri Penyebutan Baccarat dalam Literatur Eropa, Mengenal Dokumentasi Permainan Kartu melalui Sumber SejarahIndeks Sudut pada Kartu Baccarat, Peran Tipografi dalam Membantu Pembacaan Nilai dan Jenis Kartu