Tangis Warga Pecah, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Pastikan 21 KK Korban Kebakaran Dapat Bantuan
Bengkulu, Poroskeadilan.com. – Suasana haru menyelimuti lokasi kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) terdampak dan kehilangan tempat tinggal setelah bangunan mereka ludes dilalap api.
Tangis pilu warga pecah saat Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi tiba di lokasi kejadian. Dedy datang bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu Rahmad Widodo, Pj Sekda Kota Medy Pebriansyah, Asisten I Alex Periansyah, Kepala Dinas Sosial Afriyenita, Kalaksa BPBD I Made Ardana, Kepala Dinas Perhubungan Toni Hastri Putra, Camat Ratu Samban Novi Wahyudi, serta jajaran Pemerintah Kota Bengkulu lainnya.
Setibanya di lokasi, Dedy melihat langsung kondisi kawasan yang kini berubah menjadi puing-puing hitam. Raut kesedihan terlihat dari wajahnya saat menyaksikan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Dengan mata berkaca-kaca, Dedy menyambangi para korban satu per satu. Ia merangkul dan memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
“Ya, pertama tadi tim PBK sudah padamkan api, melokalisir, sehingga api tidak meluas. Yang kedua, saya datang kemari langsung untuk memastikan pendirian dapur umum,” ujar Dedy di lokasi.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bengkulu akan bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar para korban. Selain mendirikan dapur umum, Pemkot juga akan menggalang bantuan berupa pakaian layak pakai dan kebutuhan lainnya.
“Kemudian juga nanti kami akan mengerahkan untuk donasi pakaian layak pakai. Termasuk juga masyarakat Kota Bengkulu bagi yang ingin berinfak, bersedekah, ataupun memberi bantuan bentuk apa pun, boleh langsung ke dapur umum sini,” katanya.
Dedy menyebut terdapat 21 keluarga yang terdampak akibat kebakaran tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu warga yang tengah menghadapi musibah.
“Ada 21 keluarga terdampak. Ini musibah, kita hadapi bersama, insyaallah,” ucapnya dengan suara bergetar.
Dapur Umum Disiagakan hingga Warga Mandiri
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan bantuan tidak hanya diberikan pada saat tanggap darurat. Dapur umum dan dukungan logistik akan terus disiagakan hingga kondisi warga berangsur pulih dan mampu kembali memenuhi kebutuhan secara mandiri.
Dedy juga menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya menyangkut kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis korban, terutama anak-anak yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
“Sampai nanti masyarakat sudah bisa mandiri betul. Tapi sebelum itu, kita akan terus buka donasi, kemudian kita juga buka dapur umum,” jelasnya.
Menurut Dedy, pemerintah juga akan memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak korban kebakaran agar mereka dapat bangkit dari trauma.
“Intinya kita, masyarakat yang berduka itu kita hibur. Kemudian kalau anak-anak juga nanti kita ada semacam trauma, kita membangkitkan mental anak tadi dari traumatik mereka. Inilah bukti pemerintah hadir di kala duka, di tengah masyarakat,” tegasnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran yang menghanguskan permukiman warga tersebut, Dedy mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
“Masih penyidikan pihak kepolisian dan sampai hari ini kita belum dapat informasi,” pungkasnya.
Pemkot Bengkulu bersama unsur terkait kini memprioritaskan penanganan warga terdampak, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, pakaian, tempat penampungan hingga dukungan psikologis bagi korban.
Editor : Doni
🗓️ Agustus 5, 2026
🗓️ Agustus 4, 2026