Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1488 H, TPQ Nurul Huda Meso Gelar Festival Perlombaan Santri

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1488 H, TPQ Nurul Huda Meso Gelar Festival Perlombaan Santri

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 16, 2026
🗂️ Budaya
Image: Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1488 H, TPQ Nurul Huda Meso Gelar Festival Perlombaan Santri//

Natuna, Poroskeadilan.com. – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1488 Hijriah/2026 Masehi, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Huda Meso menggelar festival perlombaan antar santri yang berlangsung selama dua hari di Surau Nurul Huda Meso, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Kegiatan bernuansa religius tersebut menjadi ajang bagi para santri untuk menampilkan kemampuan dan hasil pembelajaran yang selama ini mereka peroleh dari para guru TPQ.

Puncak acara berlangsung meriah pada malam penyerahan hadiah kepada para pemenang yang diawali dengan tausiyah agama oleh Ustadz H. Anizar. Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang mendapat dukungan luas dari masyarakat setempat.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Desa Batu Gajah, Mohd. Saib, mengatakan bahwa perlombaan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dijalani para santri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana serapan kemampuan santri terhadap materi yang sudah diajarkan. Kami ingin ini menjadi motivasi berkelanjutan agar anak-anak kita terus bersemangat menuntut ilmu agama,” ujar Mohd. Saib saat diwawancarai di kediamannya, Senin (15/6/2026) malam.

Menurutnya, pembinaan generasi Qurani harus terus dilakukan sejak dini agar anak-anak memiliki fondasi keagamaan yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.

Ia berharap para santri TPQ Nurul Huda Meso kelak tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

“Al-Qur’an adalah kompas dan pedoman hidup yang hakiki. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Dalam festival tersebut, sebanyak 33 santri mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni hafalan doa sehari-hari, hafalan surat-surat pendek, serta hafalan ayat-ayat pilihan.

Menariknya, kegiatan ini terselenggara berkat semangat gotong royong dan swadaya masyarakat. Pendanaan berasal dari patungan para guru TPQ yang kemudian mendapat dukungan dari pengurus RT, RW, Kepala Dusun (Kadus), hingga Sekretaris Desa (Sekdes) Batu Gajah.

Melalui kegiatan ini, TPQ Nurul Huda Meso berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Editor: Dodi