Pemkab Seluma Tingkatkan Kapasitas Admin Medsos dan Website Melalui Bimtek Inovasi

Pemkab Seluma Tingkatkan Kapasitas Admin Medsos dan Website Melalui Bimtek Inovasi

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 3, 2026
🗂️ Seluma

Seluma, Poroskeadilan.com – Pemerintah Kabupaten Seluma menggelar Seminar Daerah yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah di Gedung Daerah Pemkab Seluma, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas generasi muda sekaligus memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan.

Seminar dihadiri Bupati Seluma Teddy Rahman, S.E., M.M., yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Kabupaten Seluma, Cahyo D. Nenda, S.T., M.Si., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Seluma, Drs. H. Erwan, M.Si., serta Kepala Bidang Penelitian Balitbang Seluma, Alvin Azhari, M.H.

Seminar dan Bimtek ini menghadirkan narasumber konten kreator Wak Demin dan Ando Ramadika, M.I.Kom., yang dikenal sebagai Roy Kiosaki, serta Koordinator Publikasi Pemkab Seluma, Ferry Sandria, M.I.Kom. Kegiatan diikuti para admin media sosial dan website OPD, kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.

Cahyo, dalam sambutannya mewakili Bupati Teddy Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, dan tim yang telah mendukung terselenggaranya seminar dan bimtek tersebut. Ia menegaskan peran pengelola media sosial dan website pemerintah sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Menurut Cahyo, perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas mengharuskan pemerintah daerah terus beradaptasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membangun budaya inovasi di setiap perangkat daerah.

“Inovasi daerah bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru, tetapi menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik yang dihadapi masyarakat. Inovasi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengalaman dan mempelajari praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing.

Dalam sesi seminar, Roy Kiosaki menekankan pentingnya storytelling dan branding dalam membangun identitas desa di era digital. Menurutnya, banyak desa memiliki potensi besar namun belum mampu memperkenalkan keunggulannya secara efektif kepada masyarakat luas.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat lebih mudah mengingat sebuah cerita dibandingkan sekadar data atau fakta. Karena itu, promosi desa tidak cukup hanya menampilkan objek wisata, produk unggulan, atau keindahan alam, tetapi juga harus menghadirkan kisah, sejarah, dan pengalaman yang mampu membangun keterikatan emosional dengan audiens.

Menurut Roy, storytelling merupakan seni menyampaikan pesan melalui cerita yang mampu membangun emosi, kepercayaan, dan kedekatan dengan masyarakat. Sementara itu, branding desa adalah proses membangun citra dan identitas yang membedakan suatu desa dari desa lainnya sehingga mudah dikenali dan diingat publik.

Ia menegaskan setiap desa memiliki cerita yang dapat diangkat sebagai kekuatan branding, baik dari sejarah desa, budaya dan tradisi, keindahan alam, produk unggulan, maupun kisah tokoh-tokoh inspiratif di tengah masyarakat. Roy juga memaparkan formula sederhana dalam membangun storytelling desa, yakni mengangkat persoalan yang dihadapi masyarakat, proses penyelesaiannya, hingga hasil yang diperoleh.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menentukan keunggulan utama dan positioning desa sebelum membangun branding. Desa perlu memilih satu identitas yang paling kuat dan khas, kemudian memperkuatnya dengan slogan yang singkat, mudah diingat, serta mencerminkan karakter desa tersebut.

Dalam penyebaran cerita, media sosial dinilai memiliki peran yang sangat strategis. Melalui konten digital, cerita keseharian warga, proses pembuatan produk lokal, tradisi budaya, hingga potensi wisata dapat dikenal lebih luas. Bahkan, satu video kreatif dapat memperkenalkan desa kepada jutaan orang dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Desa yang mampu menceritakan potensinya dengan baik akan lebih mudah dikenal, dipercaya, dan berkembang. Generasi muda harus menjadi duta digital yang aktif mempromosikan potensi daerah sehingga desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga sumber kebanggaan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Roy.

Sementara itu, Kepala Balitbang Seluma, Erwan, menjelaskan inovasi merupakan kebutuhan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, inovasi bukan hanya menciptakan sesuatu yang baru, tetapi menghadirkan solusi yang lebih baik, efektif, dan bermanfaat bagi publik.

Erwan mengungkapkan inovasi daerah memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017, hingga Peraturan Bupati Seluma Nomor 72 Tahun 2022. Regulasi tersebut memberikan ruang sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menyebut sasaran utama inovasi daerah adalah meningkatkan mutu pelayanan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah. Inovasi dapat berbentuk inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, inovasi digital berbasis teknologi informasi, maupun inovasi non-digital yang menggunakan metode atau teknologi tepat guna.

Ditambahkan Alvin, sebuah inovasi harus mengandung unsur pembaruan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak membebani masyarakat, mudah direplikasi, serta mampu mempermudah tugas aparatur maupun akses pelayanan publik. Karena itu, inovasi tidak harus berupa aplikasi yang rumit, tetapi dapat berupa penyederhanaan proses kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Alvin mengingatkan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma wajib mengusulkan minimal satu inovasi setiap tahun sesuai tugas dan fungsinya. Kewajiban tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian kinerja pimpinan OPD sekaligus mendorong terciptanya budaya inovasi secara berkelanjutan.

Ia menambahkan keberhasilan inovasi daerah turut memengaruhi penilaian Indeks Inovasi Daerah oleh Kementerian Dalam Negeri. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari regulasi, sumber daya manusia, dukungan anggaran, kemitraan, pelayanan publik, hingga manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Selain itu, Koordinator Publikasi Pemkab Seluma, Ferry Sandria, M.I.Kom., memberikan pembekalan mengenai teknik fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar untuk mendukung publikasi kegiatan pemerintah. Menurutnya, dokumentasi pemerintahan modern tidak lagi sekadar menjadi bukti kehadiran pejabat dalam sebuah kegiatan, tetapi harus mampu menjadi instrumen keterbukaan informasi publik yang membangun kepercayaan masyarakat.

Ia menjelaskan visual yang kredibel, informatif, dan menarik dapat memperkuat narasi kinerja pemerintah yang transparan, akuntabel, serta berdampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, pola dokumentasi kegiatan pemerintah perlu bergeser dari sekadar menampilkan aktivitas seremonial menuju visualisasi manfaat nyata yang dirasakan publik.

“Fokus dokumentasi harus beralih dari foto-foto seremonial menuju dokumentasi yang memperlihatkan interaksi, pelayanan, dan hasil program yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dalam materi fotografi, Ferry memperkenalkan teknik dasar pengambilan gambar seperti normal angle, low angle, dan high angle, serta pentingnya komposisi foto melalui metode rule of thirds agar objek utama lebih menarik dan memiliki nilai informasi yang kuat.

Sementara dalam videografi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga stabilitas kamera, menangkap ekspresi dan emosi objek, mengantisipasi momen penting, serta mengambil gambar dari berbagai sudut pandang. Video yang baik, menurutnya, tidak hanya menampilkan kegiatan, tetapi juga mampu menceritakan pesan dan dampak yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

Ferry juga mengingatkan para admin media sosial dan pengelola website OPD agar memperhatikan unsur jurnalistik dalam setiap foto maupun video yang dipublikasikan. Dokumentasi harus mampu menjawab unsur siapa, apa, kapan, di mana, dan bagaimana sehingga informasi yang disampaikan lebih lengkap, mudah dipahami, dan memiliki nilai publikasi yang tinggi.

Melalui pemanfaatan teknik fotografi dan videografi yang tepat, Ferry berharap seluruh perangkat daerah mampu menghasilkan konten informasi yang lebih profesional dan menarik. Dengan demikian, berbagai program dan capaian pembangunan Kabupaten Seluma dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat melalui berbagai platform digital.

Usai Seminar dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah bertema “Sinergi Peningkatan Indeks Inovasi Daerah untuk Seluma yang Berinovatif”, kegiatan kemudian ditutup langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. Gustianto.

Di bawah kepemimpinan Bupati Teddy Rahman, Gustianto menegaskan Pemerintah Kabupaten Seluma berkomitmen mendorong lahirnya berbagai inovasi guna meningkatkan daya saing daerah dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Seluma berharap lahir generasi muda yang kreatif dan inovatif, sekaligus mendorong terciptanya berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, daya saing daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

🏷️ Tag:

Ketika Mesin Pencari Mengenali Gambar, Bagaimana Identitas Mahjong Ways Bisa Ditelusuri dari Jejak Visual? Mengapa Cache Browser Penting untuk Mahjong Ways 2? Mengenal Teknologi Penyimpanan Sementara dalam Game Digital Ketika Fan Art Bertemu AI Generatif, Starlight Princess Membuka Pembahasan Baru tentang Hak Cipta Ilustrasi Digital Dari Kisah Zeus hingga Budaya Pop, Gates of Olympus Menunjukkan Bagaimana Mitologi Diadaptasi ke Dunia Game Tipografi Poster Western dalam Wild Bounty Showdown, Bagaimana Bentuk Huruf Membantu Membangun Suasana Koboi? Antara Warisan Peradaban Kuno dan Fantasi Digital, Treasures of Aztec Mengajak Pembaca Mengenal Representasi Budaya Bukan Sekadar Kucing Melambai, Lucky Neko Menghubungkan Tradisi Maneki-neko dengan Perkembangan Karakter Digital Membaca Bahasa Tubuh Karakter Wild Ape, Ketika Gestur Animasi Menjadi Cara Bercerita Tanpa Banyak Kata Mahjong Ways dalam Ekosistem Konten Digital, Mengapa Hasil Pencarian Perlu Dibedakan antara Informasi dan Opini? Mode Hemat Daya pada Smartphone dan Mahjong Ways 2, Mengenal Hubungan Pengaturan Perangkat dengan Kelancaran Animasi mengapa warna emas bisa terlihat berbeda di setiap ponsel mahjong ways dan teknologi kalibrasi layar ketika informasi memenuhi layar mahjong ways 2 menjadi contoh menarik untuk memahami beban kognitif digital dari bentuk huruf hingga arah pandangan starlight princess membuka pembahasan tentang hierarki teks dalam game modern membedakan artefak sejarah dan imajinasi digital treasures of aztec dalam perspektif literasi budaya apa yang membuat adegan western terlihat sinematik wild bounty showdown dilihat dari teknik framing visual , berita sepak bola Indonesia GameCheckUp - Berita Game Online Terbaru Artikel Kartun, Mainan, dan Makanan Favorit Anak – Nostalgia Jaman Dulu! Mia Baby Kids: Tips Perawatan & Perlengkapan Bayi Sanskari Saree: Inspirasi Fashion Wanita Anggun Breakfast at Lilly's: Resep MPASI & Menu Sehat Bayi Omega Strains: Tips Kesehatan, Fitness & Gaya Hidup Sehat Let's Get Sun Dried: Review Album, Berita & Playlist Musik PlayStoreAR: Review Aplikasi & Game Mobile Terbaik Shandiz Dallas: Resep & Kuliner Timur Tengah Top10VIP: Resort Mewah & Destinasi VIP Dunia Footrotatroll: Panduan Peternakan & Pertanian Siaga Api: Tips Keselamatan Kebakaran & Rumah Aman Bell Road Beef: Resep & Panduan Daging Sapi Desa Ubud: Panduan Wisata & Budaya Ubud Bali Beranda - Foodieku Kata-Kata Galau: Quotes Sedih, Cinta & Motivasi Beranda - Makan Yuk LaneID: Build Hero, Tier List & Tips Mobile Legends Monitory: Review Monitor, PC & Gadget Terbaru Ilmu Sehat: Portal Berita & Edukasi Kesehatan Urus Duit: Berita Keuangan & Cara Membangun Kekayaan Meongguk: Tips Merawat Kucing, Anjing & Peliharaan Bengkel Paham: Panduan Rawat & Servis Motor dan Mobil IDN Kripto: Berita Kripto Terbaru & Edukasi Investasi IDN Media: Berita Terkini Indonesia & Dunia Hari Ini Fairfield Local: Independent Guide to Downtown Fairfield Retail Watch: Retail Industry News & Consumer Rights Mommy A–Z: Panduan Kehamilan, Menyusui & Parenting Minnescoota: Dunia Skuter, Vespa & Motor Listrik Loppnas: Panduan Thrifting & Barang Preloved EssayLancers: Panduan Menulis Esai & Karier Freelance Writer Cek bonus kita power Mengatur Area Aman pada Tampilan Mahjong Ways, Prinsip Desain agar Elemen Tidak Terpotong di Berbagai PerangkatDari Layar OLED hingga LCD, Mahjong Ways Menjadi Contoh Perbedaan Reproduksi Warna pada Perangkat DigitalMembedakan Ikon Aktif dan Nonaktif dalam Mahjong Ways, Pentingnya Penanda Status yang Mudah DipahamiPerbandingan Format PNG dan WebP untuk Gambar Mahjong Ways, Memahami Pengaruh Kompresi terhadap Ukuran BerkasTeknik Cel Shading dalam Ilustrasi Wild Bandito, Mengenal Penggunaan Bidang Terang dan Bayangan pada KarakterDetail Properti dalam Wild Bandito, Peran Benda Kecil untuk Memperkuat Cerita dan Suasana Dunia WesternMengenal Bahasa Komik melalui Wild Bandito, Penggunaan Garis Gerak untuk Menggambarkan Aksi KarakterPalet Warna Berdebu pada Wild Bandito, Memahami Hubungan Saturasi dengan Kesan Lingkungan KeringMemahami Prinsip Easing melalui Starlight Princess, Cara Perubahan Kecepatan Membentuk Ritme Animasi DigitalDari Kumpulan Referensi ke Moodboard, Starlight Princess Menjadi Inspirasi dalam Penyusunan Konsep Karakter Fantasi Efek Transparansi dalam Visual Starlight Princess, Mengenal Teknik Penumpukan Ornamen untuk Menciptakan Kedalaman GambarBahasa Gestur Karakter Starlight Princess, Peran Postur Tubuh dalam Mengomunikasikan Nuansa FantasiKeselamatan Pengunjung dalam Bangunan Casino, Mengenal Prinsip Perancangan Jalur Evakuasi dan Pintu DaruratPerkembangan Sistem Antrean di Fasilitas Casino Modern, Pemanfaatan Penanda Digital untuk Mengatur Layanan Pengunjung Di Balik Operasional Bangunan Casino, Mengenal Pentingnya Jalur Logistik dan Area Pelayanan TerpisahMenata Ruang Istirahat dalam Kompleks Casino, Peran Furnitur dan Material untuk Kenyamanan Pengunjung Dari Pengocokan hingga Pembagian Kartu, Baccarat Memiliki Tahapan Persiapan yang Dapat Dipelajari Secara SistematisMengubah Aturan Baccarat Menjadi Diagram Alur, Cara Visualisasi Membantu Menyederhanakan Informasi Permainan KartuMenelusuri Penyebutan Baccarat dalam Literatur Eropa, Mengenal Dokumentasi Permainan Kartu melalui Sumber SejarahIndeks Sudut pada Kartu Baccarat, Peran Tipografi dalam Membantu Pembacaan Nilai dan Jenis Kartu