BPOM Bengkulu Bentuk Kader Keamanan Pangan di Enam Sekolah Bengkulu Tengah
Bengkulu Tengah, poroskeadilan.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu memperkuat pengawasan keamanan pangan di lingkungan sekolah melalui pembentukan kader keamanan pangan di Kabupaten Bengkulu Tengah. Program tersebut menyasar enam sekolah melalui kegiatan bimbingan teknis yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026.
Enam sekolah yang mengikuti program tersebut yakni SD Negeri 27 Benteng, SD Negeri 02 Benteng, SD Negeri 68 Benteng, SD Negeri 40 Benteng, SD Negeri 80 Benteng, dan SMP Negeri 11 Benteng. Para guru dan perwakilan sekolah diberikan pembekalan mengenai pengawasan pangan aman dan sehat bagi siswa.
Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BPOM Bengkulu, Alex Junico Ginting, mengatakan program keamanan pangan sekolah merupakan bagian dari agenda nasional yang akan terus dilaksanakan hingga 2029. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam memastikan jajanan dan pangan olahan yang dikonsumsi siswa tetap aman.
“Keamanan pangan di sekolah masuk dalam program keamanan pangan nasional. Karena itu program ini sangat penting sebagai upaya mendukung terciptanya generasi emas,” kata Alex saat membuka kegiatan.
Ia menuturkan, keberadaan kantin dan penjualan jajanan di sekolah memerlukan pengawasan yang lebih terstruktur agar siswa terhindar dari pangan berisiko. Karena itu, sekolah didorong membentuk tim kader keamanan pangan yang bertugas melakukan pengawasan secara mandiri di lingkungan sekolah.
Dalam bimbingan teknis tersebut, peserta mendapatkan materi terkait keamanan pangan, pembentukan tim kader, hingga tata cara pengawasan makanan yang aman dikonsumsi siswa. BPOM Bengkulu juga membagikan perlengkapan pendukung seperti celemek, penjepit pangan, poster edukasi, dan banner keamanan pangan untuk digunakan di sekolah.
Guru SD Negeri 40 Benteng, Puspa Nesentia, mengaku kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan bagi tenaga pendidik terkait pengawasan pangan di sekolah. “Sekarang anak-anak kami suruh membawa tempat sendiri supaya tidak tercemar plastik dan sekolah tetap bersih. Jajanan kantin juga terus kami awasi,” ujar Puspa.
Wartawan : Tofa
Editor : Muhar