NasDem Bengkulu Selatan Buka Suara soal Artikel Tempo, Minta Pelurusan Informasi
Bengkulu Selatan, Poroskeadilan.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bengkulu Selatan menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait artikel Majalah Tempo berjudul “PT. NASDEM INDONESIA RAYA TBK”. Pemberitaan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak utuh di tengah masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat DPD NasDem Bengkulu Selatan, Selasa (14/4), dengan dihadiri jajaran pengurus dan kader partai.
Ketua DPD NasDem Bengkulu Selatan Juli Hartono, didampingi Sekretaris Joni Aprizal, melalui Wakil Ketua DPD Yulius Saesar menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.
Namun demikian, mereka menilai pemberitaan yang beredar perlu dilihat secara berimbang agar tidak memicu kesalahpahaman publik.
“Kami menghargai kerja jurnalistik, tetapi kami juga memiliki hak untuk meluruskan informasi yang kami anggap kurang tepat atau tidak lengkap,” ujar Yulius.
Dalam pernyataan tersebut, DPD NasDem Bengkulu Selatan menyoroti sejumlah narasi dalam artikel yang dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Mereka juga menyebut adanya potensi framing terhadap Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, yang dikhawatirkan dapat memunculkan bias informasi.

Artikel Majalah Tempo edisi 12 April 2026 pukul 16.00 Wib. (Murdani)
Meski demikian, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus menjaga integritas dan kepercayaan publik. Seluruh kebijakan dan aktivitas partai, kata mereka, tetap berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat luas.
“Kami bekerja untuk masyarakat, dan semua langkah kami terbuka untuk diawasi,” lanjutnya.
DPD NasDem Bengkulu Selatan juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi arus informasi, khususnya di era digital. Mereka mengingatkan pentingnya verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Di akhir pernyataan, partai menegaskan tetap fokus menjalankan program kerakyatan sekaligus memperkuat konsolidasi internal. Mereka optimistis sinergi antara partai, masyarakat, dan media dapat menjaga iklim demokrasi yang sehat di daerah.
Sementara itu, kader NasDem Bengkulu Selatan yang diwakili Bambang Irawan meminta Dewan Pers Republik Indonesia untuk menindaklanjuti pernyataan sikap tersebut.
“Kami berharap Dewan Pers dapat merespons tuntutan ini secara terbuka, serta meminta Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf dan tidak mengulangi hal serupa,” tegasnya.
Penulis: Murdani
Editor: Hari Budi
📌 Artikel Terkait
-
-
Sertifikat di Kawasan Hutan, Tiga Oknum BPN Manna Ditahan🗓️ April 15, 2026
-