Waspada Dampak Perang Global: APKLI-P Desak Pemerintah Jamin Pasokan LPG 3Kg dan BBM Subsidi demi Perut Rakyat Kecil

Waspada Dampak Perang Global: APKLI-P Desak Pemerintah Jamin Pasokan LPG 3Kg dan BBM Subsidi demi Perut Rakyat Kecil

👤 Oleh Redaksi
🕒 Maret 10, 2026
🗂️ Ekonomi

Jakarta, Poroskeadilan.com – Eskalasi konflik bersenjata antara AS-Israel melawan Iran yang memuncak sejak akhir Februari lalu telah mengirimkan gelombang kejut bagi ekonomi dunia. Harga minyak mentah dunia melambung tinggi hingga 113 USD per barel, jauh melampaui asumsi APBN 2026 yang hanya mematok 70 USD per barel. Kondisi ini diperparah dengan penutupan Selat Hormuz yang mengancam jalur logistik energi dan pangan global.

​Menanggapi situasi darurat ini, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P), dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed, mengeluarkan peringatan keras sekaligus seruan mitigasi kepada pemerintah pusat.

​Lonjakan harga minyak mentah tersebut diprediksi menambah beban APBN 2026 hingga Rp292,4 triliun. Dr. Ali Mahsun menekankan bahwa Indonesia sangat rentan karena ketergantungan impor gas alam yang mencapai 80% dari total kebutuhan nasional sebesar 8,2 juta metrik ton.

​”Mitigasi dampak perang US-Israel vs Iran harus memprioritaskan isi perut rakyat kecil. Sektor terhilir dalam tata kelola ekonomi nasional, yaitu PKL, usaha mikro, dan ojek online, adalah kelompok yang paling rentan namun menjadi tulang punggung ekonomi. Mereka harus diselamatkan terlebih dahulu,” tegas dr. Ali Mahsun di Jakarta, Selasa malam (10/03/2026).

​Guna mencegah gejolak sosial seperti kelangkaan gas yang pernah terjadi pada awal 2025, APKLI-P mendorong pemerintah melakukan langkah konkret:

  1. ​Jaminan Ketersediaan LPG 3Kg: Memastikan pasokan subsidi tetap lancar bagi puluhan juta rakyat kecil serta pelaku usaha mikro dan PKL agar dapur tetap ngebul.
  2. ​Stabilitas BBM Subsidi: Menjamin ketersediaan BBM bagi transportasi produktif, khususnya untuk 8 juta pengemudi ojek online di seluruh tanah air.
  3. ​Akselerasi Transisi Energi via KUR: Mendorong skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara masif untuk membantu transisi darurat dari motor BBM ke motor listrik bagi driver ojol sebagai solusi jangka panjang.

​Eks Ketua Umum Bakornas LKMI PB HMI ini juga menyatakan bahwa APKLI-P berdiri tegak mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam melindungi kepentingan nasional dari guncangan geopolitik.

​”Kami tidak ingin persatuan bangsa terkoyak akibat kegaduhan sosial-politik yang dipicu kelangkaan energi. Kami mendukung upaya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewo dalam menambal beban APBN agar defisit tidak melampaui 3%, sekaligus mendesak Kementerian ESDM segera memaparkan skema pasokan energi yang aman,” tambah dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FKUI tersebut.

​APKLI-P berharap langkah preventif segera diambil sebelum dampak inflasi energi menghantam daya beli masyarakat lebih dalam.