ย  ย  Istana Menjawab Polemik Isu Ketua DPD RI soal MBG

Istana Menjawab Polemik Isu Ketua DPD RI soal MBG

๐Ÿ‘ค Oleh Redaksi
๐Ÿ•’ Februari 26, 2026
๐Ÿ—‚๏ธ HUKUM

Ini yang Tidak Dilakukan Media Kredibel, Tapi Berani Dilakukan Homeless Media

Oleh: Hariqo Wibawa Satria

Media kredibel tidak melakukannya, tapi puluhan homeless media berani melakukannya: menipu mesin pencari dan diri sendiri. (Cek Poin 3 dan 4).

Mari kita simak langsung ke kronologi kasusnya.

Pertama. Tahun lalu pada 6 Januari 2025: Peluncuran perdana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini langkah bersejarah karena ternyata: 96% lebih penduduk Indonesia kurang mengonsumsi sayur dan buah. 66% pola makan anak Indonesia sangat buruk. 65% anak tidak sarapan ke sekolah, 32% remaja putri anemia, dan 21% balita mengalami stunting.

Kedua. Besoknya 7 – 13 Januari 2025, terjadi peningkatan perbincangan tentang perbaikan gizi di masyarakat dan anggaran MBG.

Ketiga. 14 Januari 2025: Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin, menyatakan mendukung penuh perbaikan gizi untuk masa depan Indonesia Emas sesuai visi Presiden RI Prabowo Subianto, mewacanakan alternatif pendanaan, dan mengajak masyarakat bergotong royong mendukung MBG.

Pernyataan ini bagian dari diskursus di minggu-minggu awal peluncuran MBG. Dan memang sejak Indonesia berdiri, belum pernah ada program MBG yang setiap hari, masif dengan target seluruh ibu hamil, balita, pelajar, guru dan tenaga kependidikan.

Keempat. Setahun kemudian (sekitar akhir Februari 2026 ini), ratusan akun abal-abal dan puluhan homeless media kembali ‘menggoreng’ pernyataan lama tersebut. Tentu, kita patut objektif bahwa tidak semua homeless media buruk.

Trik liciknya: mereka sengaja mengubah tanggal berita dari 14 Januari 2025 menjadi 21 atau 22 Februari 2026. Bahkan ada akun yang menggunakan aplikasi tertentu, sehingga video lama itu terlihat benar-benar seperti wawancara terbaru.

Niatnya menipu mesin pencari, padahal mereka sedang menipu diri sendiri. Tujuannya memprovokasi pembaca agar masyarakat mengira itu adalah berita hangat yang baru saja terjadi.

Akhirnya terjadi polemik, ditambah isu anggaran pendidikan dan lain-lain. Untuk itu perlu kami tegaskan:

Tidak ada sama sekali kebijakan zakat untuk MBG. Kemudian, MBG sama sekali tidak mengurangi anggaran pendidikan. Pemerintah sangat menyadari fakta bahwa 40 persen ruang kelas kita masih rusak ringan dan sedang.

Buktinya, tahun 2025, pemerintah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Tahun 2026 targetnya 71 ribu satuan pendidikan.Inilah revitalisasi sekolah yang terbesar di era reformasi.

Bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah 288.000 sekolah mendapatkan Interactive Flat Panel (IFP) atau Smart Board.

Bukti lainnya, kehadiran MBG justru memperkuat ekosistem pendidikan, dan MBG telah menjangkau 280.023 satuan pendidikan dengan 43,17 juta peserta didik penerima manfaat di seluruh Indonesia (Data Per 18 Februari 2026).

MBG juga terbukti mencegah anak putus sekolah, meningkatkan kehadiran, mengamankan proses pendidikan, serta meningkatkan gizi dan fokus siswa dalam belajar.

Saat ini, 107 negara sudah memiliki kebijakan nasional terkait pemberian makan di sekolah. Bangsa kita bergerak lebih cepat dan kompak.

Sekarang secara keseluruhan penerima manfaat MBG sebanyak 60.242.899 orang, menyerap 1.037.403 tenaga kerja baru, membantu meringankan beban ekonomi jutaan keluarga.

Belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia sebanyak 60 juta orang lebih mendapatkan MBG setiap hari.

Belum pernah juga terjadi dalam sejarah Indonesia, jumlah peserta pemeriksaan kesehatan preventif melalui Cek Kesehatan Gratis mencapai rekor 70 juta orang pada tahun 2025. Inilah rekor baru dalam sistem kesehatan Indonesia.

Selama 16 bulan ini, Pemerintahan Presiden Prabowo terus berjuang agar seluruh rakyat Indonesia memiliki standar gizi yang layak, tubuh yang sehat, serta gaya hidup modern dan maju melalui Cek Kesehatan Gratis setiap tahun.

Ini adalah langkah krusial yang berjalan beriringan dengan MBG, mengingat setiap hari lebih dari 2000 orang Indonesia meninggal dunia karena penyakit TBC dan kardiovaskular.

Namun, di tengah perjuangan besar ini, kita harus berhati-hati terhadap Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK), foto dan video palsu buatan kecerdasan buatan (AI) yang telah terbukti menyebabkan kerusuhan dan korban jiwa di banyak negara.

MBG menggunakan APBN. Karena itu, kritik dan saran dari masyarakat sangat diperlukan.

Untuk mencegah penyimpangan dan melawan korupsi, pemerintah membuka pintu lebar-lebar bagi laporan masyarakat melalui kanal resmi:

Call Center 127 (SAGI/Sentra Aduan Gizi Indonesia) atau WhatsApp Hotline: 0811-1000-8008. Terima kasih. Salam Indonesia Bergerak Maju.

Hariqo Wibawa Satria, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Jakarta 25 Februari 2026.

Ketika Mesin Pencari Mengenali Gambar, Bagaimana Identitas Mahjong Ways Bisa Ditelusuri dari Jejak Visual? Mengapa Cache Browser Penting untuk Mahjong Ways 2? Mengenal Teknologi Penyimpanan Sementara dalam Game Digital Ketika Fan Art Bertemu AI Generatif, Starlight Princess Membuka Pembahasan Baru tentang Hak Cipta Ilustrasi Digital Dari Kisah Zeus hingga Budaya Pop, Gates of Olympus Menunjukkan Bagaimana Mitologi Diadaptasi ke Dunia Game Tipografi Poster Western dalam Wild Bounty Showdown, Bagaimana Bentuk Huruf Membantu Membangun Suasana Koboi? Antara Warisan Peradaban Kuno dan Fantasi Digital, Treasures of Aztec Mengajak Pembaca Mengenal Representasi Budaya Bukan Sekadar Kucing Melambai, Lucky Neko Menghubungkan Tradisi Maneki-neko dengan Perkembangan Karakter Digital Membaca Bahasa Tubuh Karakter Wild Ape, Ketika Gestur Animasi Menjadi Cara Bercerita Tanpa Banyak Kata Mahjong Ways dalam Ekosistem Konten Digital, Mengapa Hasil Pencarian Perlu Dibedakan antara Informasi dan Opini? Mode Hemat Daya pada Smartphone dan Mahjong Ways 2, Mengenal Hubungan Pengaturan Perangkat dengan Kelancaran Animasi mengapa warna emas bisa terlihat berbeda di setiap ponsel mahjong ways dan teknologi kalibrasi layar ketika informasi memenuhi layar mahjong ways 2 menjadi contoh menarik untuk memahami beban kognitif digital dari bentuk huruf hingga arah pandangan starlight princess membuka pembahasan tentang hierarki teks dalam game modern membedakan artefak sejarah dan imajinasi digital treasures of aztec dalam perspektif literasi budaya apa yang membuat adegan western terlihat sinematik wild bounty showdown dilihat dari teknik framing visual , berita sepak bola Indonesia GameCheckUp - Berita Game Online Terbaru Artikel Kartun, Mainan, dan Makanan Favorit Anak โ€“ Nostalgia Jaman Dulu! Mia Baby Kids: Tips Perawatan & Perlengkapan Bayi Sanskari Saree: Inspirasi Fashion Wanita Anggun Breakfast at Lilly's: Resep MPASI & Menu Sehat Bayi Omega Strains: Tips Kesehatan, Fitness & Gaya Hidup Sehat Let's Get Sun Dried: Review Album, Berita & Playlist Musik PlayStoreAR: Review Aplikasi & Game Mobile Terbaik Shandiz Dallas: Resep & Kuliner Timur Tengah Top10VIP: Resort Mewah & Destinasi VIP Dunia Footrotatroll: Panduan Peternakan & Pertanian Siaga Api: Tips Keselamatan Kebakaran & Rumah Aman Bell Road Beef: Resep & Panduan Daging Sapi Desa Ubud: Panduan Wisata & Budaya Ubud Bali Beranda - Foodieku Kata-Kata Galau: Quotes Sedih, Cinta & Motivasi Beranda - Makan Yuk LaneID: Build Hero, Tier List & Tips Mobile Legends Monitory: Review Monitor, PC & Gadget Terbaru Ilmu Sehat: Portal Berita & Edukasi Kesehatan Urus Duit: Berita Keuangan & Cara Membangun Kekayaan Meongguk: Tips Merawat Kucing, Anjing & Peliharaan Bengkel Paham: Panduan Rawat & Servis Motor dan Mobil IDN Kripto: Berita Kripto Terbaru & Edukasi Investasi IDN Media: Berita Terkini Indonesia & Dunia Hari Ini Fairfield Local: Independent Guide to Downtown Fairfield Retail Watch: Retail Industry News & Consumer Rights Mommy Aโ€“Z: Panduan Kehamilan, Menyusui & Parenting Minnescoota: Dunia Skuter, Vespa & Motor Listrik Loppnas: Panduan Thrifting & Barang Preloved EssayLancers: Panduan Menulis Esai & Karier Freelance Writer Cek bonus kita power Mengatur Area Aman pada Tampilan Mahjong Ways, Prinsip Desain agar Elemen Tidak Terpotong di Berbagai PerangkatDari Layar OLED hingga LCD, Mahjong Ways Menjadi Contoh Perbedaan Reproduksi Warna pada Perangkat DigitalMembedakan Ikon Aktif dan Nonaktif dalam Mahjong Ways, Pentingnya Penanda Status yang Mudah DipahamiPerbandingan Format PNG dan WebP untuk Gambar Mahjong Ways, Memahami Pengaruh Kompresi terhadap Ukuran BerkasTeknik Cel Shading dalam Ilustrasi Wild Bandito, Mengenal Penggunaan Bidang Terang dan Bayangan pada KarakterDetail Properti dalam Wild Bandito, Peran Benda Kecil untuk Memperkuat Cerita dan Suasana Dunia WesternMengenal Bahasa Komik melalui Wild Bandito, Penggunaan Garis Gerak untuk Menggambarkan Aksi KarakterPalet Warna Berdebu pada Wild Bandito, Memahami Hubungan Saturasi dengan Kesan Lingkungan KeringMemahami Prinsip Easing melalui Starlight Princess, Cara Perubahan Kecepatan Membentuk Ritme Animasi DigitalDari Kumpulan Referensi ke Moodboard, Starlight Princess Menjadi Inspirasi dalam Penyusunan Konsep Karakter Fantasi Efek Transparansi dalam Visual Starlight Princess, Mengenal Teknik Penumpukan Ornamen untuk Menciptakan Kedalaman GambarBahasa Gestur Karakter Starlight Princess, Peran Postur Tubuh dalam Mengomunikasikan Nuansa FantasiKeselamatan Pengunjung dalam Bangunan Casino, Mengenal Prinsip Perancangan Jalur Evakuasi dan Pintu DaruratPerkembangan Sistem Antrean di Fasilitas Casino Modern, Pemanfaatan Penanda Digital untuk Mengatur Layanan Pengunjung Di Balik Operasional Bangunan Casino, Mengenal Pentingnya Jalur Logistik dan Area Pelayanan TerpisahMenata Ruang Istirahat dalam Kompleks Casino, Peran Furnitur dan Material untuk Kenyamanan Pengunjung Dari Pengocokan hingga Pembagian Kartu, Baccarat Memiliki Tahapan Persiapan yang Dapat Dipelajari Secara SistematisMengubah Aturan Baccarat Menjadi Diagram Alur, Cara Visualisasi Membantu Menyederhanakan Informasi Permainan KartuMenelusuri Penyebutan Baccarat dalam Literatur Eropa, Mengenal Dokumentasi Permainan Kartu melalui Sumber SejarahIndeks Sudut pada Kartu Baccarat, Peran Tipografi dalam Membantu Pembacaan Nilai dan Jenis Kartu