Percepat Digitalisasi dan Genjot PAD, Pemprov Bengkulu & BI Luncurkan 10 Unit Samsat Keliling

Percepat Digitalisasi dan Genjot PAD, Pemprov Bengkulu & BI Luncurkan 10 Unit Samsat Keliling

👤 Oleh Redaksi
🕒 Februari 10, 2026
🗂️ BISNIS

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat komitmennya dalam mentransformasi layanan publik dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Pemprov Bengkulu resmi meluncurkan layanan Samsat Keliling (Samling) yang dibekali sistem pembayaran digital di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (10/2).

​Langkah strategis ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor sekaligus memperluas implementasi ekosistem pembayaran non-tunai di Bumi Rafflesia.

​Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan bahwa peluncuran Samling bukan sekadar mobilitas fisik petugas, melainkan simbol percepatan eksekusi pembayaran non-tunai melalui QRIS.

​“Sebagai bagian dari Negara Republik Indonesia, kita harus cepat mengeksekusi seluruh pembayaran secara non-tunai melalui QRIS. Ini adalah bagian inti dari transformasi layanan publik yang lebih transparan dan efisien,” ujar Mian saat memberikan sambutan.

​Sebagai tahap awal, pemerintah telah menyiapkan 10 unit armada Samling yang akan disebar secara merata di 10 kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Fokus utama dari armada ini adalah menyentuh titik-titik yang selama ini sulit mengakses kantor Samsat induk.

  1. ​Pemerataan Layanan: Menjangkau wilayah pedalaman dan daerah terpencil.
  2. ​Target Terukur: Pemetaan potensi pajak dilakukan berdasarkan jumlah, tipe, dan distribusi kendaraan di tiap daerah.
  3. ​Satgas Khusus: Pengoperasian armada didukung oleh Satgas Optimalisasi PAD agar target yang ditetapkan tetap realistis dan menantang.

​Mian menekankan bahwa kedisiplinan pajak merupakan bahan bakar utama pembangunan infrastruktur daerah. Mengutip pesan Gubernur Bengkulu, ia mengingatkan masyarakat akan korelasi antara kontribusi pajak dan kualitas fasilitas publik.

​“Pak Gubernur selalu menyampaikan, jalan harus lurus, pajak juga harus serius. Kami ingin memastikan pelayanan hadir lebih dekat agar masyarakat tidak lagi merasa terbebani oleh jarak dalam memenuhi kewajibannya,” tutup Mian.

​Dengan hadirnya Samling ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap tingkat kepatuhan wajib pajak meningkat signifikan, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.