KATAK 2026 Sukses, Karang Taruna Kepahiang Jadi Role Model di Bengkulu

KATAK 2026 Sukses, Karang Taruna Kepahiang Jadi Role Model di Bengkulu

👤 Oleh Redaksi
🕒 Januari 19, 2026
🗂️ Ekonomi

Kepahiang, Poroskeadilan.com – Kegiatan Karang Taruna Trail Adventure Kepahiang (KATAK) yang dipusatkan di Lapangan Sido Makmur, Kecamatan Kabawetan, sukses digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026. Event besar yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kabupaten Kepahiang ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-22 Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Minggu, 18/01/2026.

​Pengurus Karang Taruna Provinsi Bengkulu, Prengki, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan acara ini. Menurutnya, KATAK bukan sekadar ajang olahraga, melainkan bukti nyata soliditas pemuda di bawah kepemimpinan Ketua Karang Taruna Kabupaten Kepahiang, Kemas Ibrahim Fatoni.

​”Saya merasa sangat puas dan bangga melihat kesuksesan KATAK. Ini adalah buah dari kerja keras panitia yang solid, dukungan sponsor, serta sinergi masyarakat Kabawetan. Jujur saja, Karang Taruna Kabupaten Kepahiang saat ini layak menjadi role model bagi Karang Taruna se-Provinsi Bengkulu,” tegas Prengki dengan semangat.

​Event ini tercatat diikuti oleh kurang lebih 1.000 peserta yang tidak hanya berasal dari lokal Bengkulu, tetapi juga lintas provinsi. Tercatat peserta hadir dari Pagar Alam, Lubuklinggau, Empat Lawang (Sumsel), Jambi, hingga Bengkulu Utara dan Rejang Lebong.

​Menariknya, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, turut hadir dan terjun langsung menjadi salah satu peserta menaklukkan jalur trail di Kepahiang. Acara penutupan pun berlangsung meriah dengan kehadiran:

  1. ​Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP.
  2. ​Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si.
  3. ​Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Igor Gregory Dayefiandro.
  4. ​Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi (mewakili Gubernur Bengkulu).
  5. ​Serta perwakilan BAZNAS Provinsi dan berbagai organisasi daerah lainnya.

​Selain menyajikan adrenalin di lintasan, KATAK 2026 memberikan dampak positif yang luas (multiplayer effect) bagi masyarakat sekitar:

  1. ​Ekonomi (UMKM): Warung-warung dan pedagang kecil di sekitar lokasi kebanjiran pembeli.
  2. ​Pariwisata: Mempromosikan keindahan wisata Kebun Teh Kabawetan kepada peserta luar daerah.
  3. ​Sosial: Panitia melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian beras dan bantuan lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.

​Kemeriahan semakin memuncak dengan pembagian doorprize utama berupa 3 unit sepeda motor serta berbagai hadiah menarik lainnya.

​Melalui momentum ini, Prengki mengajak seluruh kader Karang Taruna di Provinsi Bengkulu untuk kembali membangkitkan fungsi organisasi sebagai wadah pengembangan potensi, agen perubahan, agen pembangunan sosial, dan mitra strategis pemerintah.

​”Besar harapan kita kedepannya, Karang Taruna di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu bisa lebih aktif lagi, baik dalam kegiatan sosial maupun event-event besar seperti ini,” tutup Prengki.