Bapenda Bengkulu Semrawut: Anak Buah Main Joki, Nurlia Dewi Pilih Cuti
kota Bengkulu, Poroskeadilan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menemukan kondisi kedisiplinan pegawai yang memprihatinkan dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) yang digelar di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Selasa pagi. Sidak yang dipimpin oleh Staf Ahli Pemkot Bengkulu, Eddy Apriyanto, didampingi Kepala BKPSDM Achrawi, dan Plt Inspektur Inspektorat Yudi Susanda ini mengungkap banyaknya pegawai yang absen di penghujung tahun.
Berdasarkan hasil pantauan saat apel pagi, ditemukan sejumlah besar pegawai tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Sebagian lainnya dilaporkan sedang izin, sakit, maupun cuti. Bahkan, Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, diketahui tidak berada di tempat karena sedang menjalankan cuti akhir tahun. (30/12/2025).

Plt Inspektur Inspektorat, Yudi Susanda, menyatakan kekecewaan mendalam atas temuan ini. Menurutnya, rendahnya etos kerja di Bapenda sangat berisiko karena instansi ini merupakan motor penggerak ekonomi daerah.
”Rendahnya kehadiran ini berpengaruh besar terhadap capaian target pajak dan retribusi daerah. Kita harus ingat bahwa belanja pegawai dan pembiayaan pembangunan sangat bergantung pada kinerja OPD Bapenda,” Tegas Yudi.
Ia juga menekankan pentingnya integritas di era digitalisasi agar laporan masyarakat dapat direspons secara instan, serta mengusulkan adanya rolling petugas secara berkala demi menjaga akuntabilitas kinerja.
Selain masalah kehadiran fisik, Kepala BKPSDM Kota Bengkulu, Achrawi, menyoroti adanya dugaan kuat penyalahgunaan sistem absensi berbasis zona (geofencing). Muncul indikasi bahwa terdapat praktik “joki” absensi di mana pegawai yang tidak hadir secara fisik tetap tercatat hadir di sistem.

”Kami akan melakukan verifikasi lapangan secara langsung. Jika terbukti ada manipulasi atau praktik joki absensi, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” Ujar Achrawi.
Ia juga berencana melaporkan kondisi ini kepada Walikota Bengkulu, terutama terkait hambatan administrasi yang muncul akibat banyaknya pejabat yang mengambil cuti secara bersamaan di akhir tahun.
Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis. Langkah tegas ini diambil guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal tanpa keluhan, meskipun di masa transisi pergantian tahun. (Sumber, Tiktok. Jurnalindonesia.id)
🏷️ Tag:
📌 Artikel Terkait
-
-
-
BIG RIRU 2026: Sinergi Pemprov Bengkulu & BI Genjot Investasi Daerah🗓️ Februari 9, 2026