Stabilitas Keuangan Kokoh: OJK Jamin Sektor Jasa Keuangan Siap Jadi Bantalan dan Mesin Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 2026
Jakarta, Poroskeadilan.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan Sektor Jasa Keuangan (SJK) Indonesia berada dalam kondisi stabil dan berketahanan kuat, menjadikannya modal utama untuk mengoptimalkan akselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menatap tahun 2026. Kamis, 11 Desember 2025.
Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK pada 27 November 2025 menunjukkan bahwa pasar modal dan perbankan domestik menunjukkan kinerja yang impresif di tengah perlambatan global.
Highlights Kinerja & Stabilitas Keuangan
Kontribusi Nyata terhadap Ekonomi. Ekonomi Domestik Solid: Pertumbuhan ekonomi Triwulan III 2025 mencapai 5,04% yoy, didukung PMI Manufaktur yang tetap ekspansif.
Partisipasi Bursa Karbon Meningkat: Total volume transaksi mencapai 1,62 juta tCO2e, mendukung pembiayaan transisi energi dan ekonomi hijau.
Rekor Investor Domestik: Jumlah investor pasar modal melonjak 32,29% YtD menjadi 19,67 juta, menandakan inklusi keuangan yang meluas.
Inisiatif OJK: Tiga Pilar Penguatan. OJK terus memperkuat SJK melalui penegakan aturan dan inisiatif strategis:
”Stabilitas SJK adalah prasyarat utama. Dengan permodalan yang tebal dan disiplin risiko yang tinggi, kami yakin SJK dapat memainkan peran optimalnya sebagai akselerator pembiayaan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas OJK.