dr Ali Mahsun ATMO M Biomed : Tak Anti Asing dan Konglomerat, Luncurkan Logo APKLI PERJUANGAN dan Gelorakan REVOLUSI EKONOMI RAKYAT INDONESIA

0

Jakarta, Poroskeadilan.com – Pada agenda peringatan HARLAH KE-30 DAN PELUNCURAN LOGO APKLI PERJUANGAN di PG Center’s Jakarta Minggu 29 Januari 2023, selaku Ketua Umum, dr Ali Mahsun ATMO M Biomed mencanangkan dan menggelorakan REVOLUSI EKONOMI RAKYAT INDONESIA sebagai sebuah keniscayaan bagi segenap kekuatan elemen bangsa dan ekonomi rakyat untuk menegakkan kembali ekonomi rakyat dan merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa dan negeri ini.

Alhamdulillah, marilah kita selalu bersyukur kepada Tuhan YME Allah SWT, hanya atas kehendak dan ridho-Nya lah pada malam hari ini Jumat 29 Januari 2023 di PG Center’s Jakarta kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahim dengan maksud dan tujuan, membangun kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta sinergi dan kolaborasi ingin seluruh pedagang kaki lima (PKL) di negeri ini memiliki harkat dan martabat kemanusiaan, usaha dan ekonominya maju berkembang dan unggul, serta hidupnya sejahtera secara berkeadilan. Kita juga ingin seluruh rakyat dan bangsa Indonesia diberi kesempatan untuk meraih harapan dan cita-cita hidupnya, dan negeri ini mampu menggapai masyarakat adil dan makmur atas ridho Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dibawah panji-panji Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Selaku Ketua Umum kami sampaikan Selamat dan Sukses Harlah Ke-30 dan Peluncuran Logo APKLI PERJUANGAN 29 Januari 2023. Dengan usia yang makin dewasa serta dengan logo baru APKLI PERJUANGAN kita berharap ada spirit baru, ada adrenalin baru yang membangkitkan kobaran api semangat sehingga makin mampu menjawab realitas, persoalan dan tantangan dalam mendampingi dan mengantarkan 25 juta PKL di negeri ini maju berkembang dan mandiri di negeri sendiri, dan dalam percaturan global. Pada kesempatan yang mulia ini kami ingin menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di negara RI bahwa Revolusi Kaki Lima adalah Cikal Bakal Revolusi Ekonomi Rakyat Untuk Menegakkan Kembali Kedaulatan Bangsa Dan Negara, tutur Pembuka Pidato Ketua Umum, dr Ali Mahsun ATMO M Biomed pada Peringatan HARLAH KE-30 DAN PELUNCURAN LOGO APKLI PERLINDUNGAN, PG Center’s Jakarta, Jumat 29 Januari 2023.

Gelora Revolusi Kaki Lima Indonesia pertama kali saya kumandangkan di TVRI pada Januari 2017 dan ditetapkan sebagai satu-satunya hasil Munas V APKLI pada 15-17 April 2017 di Graha Insan Cita Depok Jawa Barat. Revolusi Kaki Lima Indonesia satu-satunya jalan untuk menegakkan kembali ekonomi rakyat dan merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa dan Negeri ini. Juga kami gelorakan pertama kali di perguruan tinggi di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Mei 2017 saat bedah buku ‘Revolusi Kaki Lima Indonesia’ yang ditulis dr. Ali Mahsun ATMO M Biomed. Pada kesempatan itu kami sampaikan bahwa tidak ada jalan lain kecuali kita harus mempercepat dan memasifkan realisasi lima pilar revolusi Kaki Lima Indonesia. Lima tahun berjalan, enam tahun berjalan hingga 2023 apa yang kita tetapkan dan gelorakan terkait Revolusi Kaki Lima Indonesia menjadi sebuah kenyataan. Bahwa ekonomi rakyat atau 65,4 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan menjadi korban formula ekonomi terbarukan tatkala kita tidak melakukan langkah-langkah yang revolusioner, tegas dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK UNIBRAW Malang dan FKUI Jakarta yang juga Ketua Umum Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS).

“Revolusi Kaki Lima yaitu sebuah segala daya dan upaya dari seluruh arah penjuru lakukan perubahan mendasar dan menyeluruh dalam tempo secepat-cepatnya menghantarkan usaha dan ekonomi PKL mampu maju berkembang dan unggul di negeri sendiri adalah fondasi dasar atau cikal bakal yang menjadi sebuah keniscayaan yang harus kita lakukan bersama-sama yaitu REVOLUSI EKONOMI RAKYAT INDONESIA. Tanpa langkah-langkah yang revolusioner, ekonomi rakyat, pedagang, petani, nelayan, home industri serta yang lainnya akan tergerus dan terjajah di negerinya sendiri”, tutur Presiden Kawulo Alit Indonesia, putra asli pinggir Utara Sungai Brantas Mojokerto Jawa Timur.

“Saya tidak pernah anti asing. Saya juga tidak pernah anti konglomerat dan kapitalis. Namun negeri ini adalah milik rakyat dan bangsa kita bukan milik rakyat dan bangsa asing. Ekonomi negeri ini adalah untuk rakyat bangsanya bukan untuk rakyat dan bangsa asing. Oleh karena itu, Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan secara bersama-sama antar kekuatan elemen bangsa, antar kekuatan ekonomi rakyat untuk bersatu dan tangguh membangun sinergi dan kolaborasi menghantarkan ekonomi rakyat mampu bertahan, maju berkembang dan unggul di negeri sendiri dan dalam percaturan global di era digital ekonomi. Itulah yang harus dilakukan ke depan, karena, sekali lagi saya tegaskan, seluruh rakyat dan bangsa Indonesia tidak akan pernah ikhlas ekonomi rakyat digerus dan dijajah oleh apapun dan siapapun, warning mantan Ketua Umum BAKORNAS LKMI PBHMI 1995-1998.

Untuk itulah pada kesempatan yang mulia ini, pada peringatan HARLAH KE-30 DAN PELUNCURAN LOGO APKLI PERJUANGAN kami ingin menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Negara Republik Indonesia. Kita tidak pernah bermaksud untuk berhadap-hadapan dengan pemerintah atau negara RI. Kita juga tidak pernah bermaksud berhadap-hadapan dengan pemilik modal, konglomerat dan pihak asing. Namun yang kita inginkan, yang diinginkan rakyat dan bangsa Indonesia serta seluruh pelaku ekonomi rakyat adalah pemerintah RI memiliki kemauan politik, memiliki komitmen dan keperpihakan kepada ekonomi rakyat kecil (Kawulo Alit). Karena tanpa keberadaan rakyat, tanpa keberadaan pelaku ekonomi rakyat tidak akan pernah ada bangsa dan negeri. Kita juga ingin konglomerat, pengusaha besar dan kapitalis asing untuk tidak semena-mena, apalagi menggerus dan menjajah ekonomi rakyat di negerinya sendiri. Oleh karena itu saya ingin tegaskan kembali, bahwa pemerintah RI adalah mitra strategis, dan pemilik modal, konglomerat dan pihak asing adalah partner strategis untuk bersama-sama menjalin sinergi dan kolaborasi menghantarkan ekonomi rakyat mampu maju berkembang dan unggul di negeri sendiri, dan dalam percaturan global di era ekonomi digital. Itulah yang harus kita lakukan ke depan membangun sinergi dan kolaborasi demi dan untuk tegaknya kembali ekonomi rakyat, serta kedaulatan ekonomi bangsa dan negeri ini. Tatkala ada persoalan kita selesaikan dengan duduk di atas meja. Tatkala ada peraturan perundangan yang tidak berpihak kepada ekonomi rakyat kita berharap pemerintah dan DPR RI berpihak kepada rakyat dan bangsanya sendiri, harap Presiden GBN inisiator Kongres I Ekonomi Rakyat di Hotel Aryaduta Jakarta 24 Maret 2022 yang lahirkan KOMITE EKONOMI RAKYAT INDONESIA disingkat KERIS.

 

Dengan selalu mengharap anugerah dan kehendak Tuhan YME Allah SWT, serta didorong keinginan luhur untuk menghantarkan ekonomi rakyat maju berkembang dan unggul, serta menegakkan kembali ekonomi rakyat , merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa dan negeri ini, kami, dr Ali Mahsun ATMO M Biomed selaku Ketua Umu pada hari ini Jumat 29 Januari 2023 bertepatan dengan HARLAH KE-30 APKLI PERJUANGAN, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya canangkan dan gelorakan: REVOLUSI EKONOMI RAKYAT INDONESIA

 

InsyaAllah dengan tulus dan ikhlas, dilandasi hati murni, bersih dan suci, langkah dan upaya ini di ijabah oleh Tuhan Yang Maha Jaiz Allah SWT amin yra.

 

Pada kesempatan yang sama diluncurkan Logo APKLI PERJUANGAN oleh Ketua Umum, dr Ali Mahsun ATMO M Biomed., Pemotongan Tasyakuran Tumpengan Nusantara oleh Pedagang Kopi Keliling, Bapak Slamet, Asli Cilacap Jawa Tengah dan Penyerahan Santunan kepada Anak-anak Yatim Piatu PKL Gerobak dan Asongan oleh para pimpinan organisasi usaha dan ekonomi rakyat, yaitu Elis Anggraeni (Ketua Komunitas UMKM Naik Kelas), Achmad Fadillah (Ketua Umum HIPOLI), Meihadir Ahmad SH (Ketua Umum APNI), H. M. Ilyas (Wabendum APKLI PERJUANGAN), Sigit (AMTI – Alinasi Masyarakat Tembakau Indonesia), Ahamd Satiri (GBN – Gumregah Bhakti Nusantara), dan Imam Hipa Usra ( Perwakilan Pelaku Ekonomi Rakyat Minang Sumatera Barat).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini